Love
3 stories
Revan & Reina by bellawrites
bellawrites
  • WpView
    Reads 8,954,131
  • WpVote
    Votes 168,792
  • WpPart
    Parts 16
[TELAH DITERBITKAN & DIFILMKAN] Pandangan Reina dan Revan beradu. Dan, hal pertama yang mampu gadis itu lakukan adalah memejamkan kedua matanya sambil menghirup udara sebanyak mungkin. Sementara ia menyusun kata demi kata untuk mengurai penjelasan, justru Revanlah yang pertama kali membuka mulut. Memecah keheningan yang janggal. Meski begitu, ekspresi Revan terlihat muram. "Gue ngerti kok, Na. Tanpa lo jelasin pun, gue bisa mengerti," Revan melempar pandangannya ke arah lain. "Karena itu satu-satunya hal yang mesti gue lakukan ketika dia kembali." Reina masih terdiam. Perasaannya teraduk-aduk. *** Sebab Revan percaya, hati yang terluka hanya perlu waktu untuk sembuh. Namun, bukankah rasa kerap berjalan beriringan dengan anomali? Kini, kebahagiaan pun masih bertumpu pada ketidakpastian.
High School Love Story by HAULA_S
HAULA_S
  • WpView
    Reads 6,096,452
  • WpVote
    Votes 392,791
  • WpPart
    Parts 42
"Devan! mati lo abis ini" "Devan tai" "Eh cowok gila, dasar kutil dugong" "ngeselin banget sumpah, awas aja lo gue ulek jadi sambalado" Tiada hari tanpa pertengkaran. Devan itu orangnya jail banget, hobinya bikin Sania gondok mulu. Menurut Sania, Devan tuh trouble maker, penghancur hari tenangnya Sania. Tapi dari rasa benci Sania ke Devan malah bikin mereka jadi sahabatan, dan Kalian tau kan? cewek sama cowok itu kalau sahabatan pasti salah satu dari mereka suka sama sahabatnya sendiri. kata orang sih itu udah jadi hukum alam, inget ya hukum alam. Mataram, 27 November 2015
150 CM by stevanixxmn
stevanixxmn
  • WpView
    Reads 2,054,248
  • WpVote
    Votes 179,714
  • WpPart
    Parts 28
140 cm. Iya, gue tahu gue enggak tinggi dan gue selalu sadar akan hal itu. Tetapi gue selalu bersyukur kok. Gue selalu berterima kasih sama Tuhan, walaupun gue enggak dilahirin setinggi Taylor Swift. Terus apalagi yang salah? Yang salah adalah saat gue menembak cowok idaman gue, dan dia dengan seenak udelnya ngomong: "Gue bakal nerima lo saat tinggi lo udah nyampe 150 cm." Sial. #17 in Teen Fiction (16 Februari 2016)