fantasi
3 stories
Pedang Darah Bunga Iblis by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 234,597
  • WpVote
    Votes 3,724
  • WpPart
    Parts 62
Bayi yang masih berumur 3 bulan ditusuk ulu hatinya dengan pisau/cundrik oleh ibunya, dan buka cuma itu saja ia kemudian dilemparkan ke jurang yang dalam oleh seseorang yang dikenal sebagai pendekar ternama. Tapi sungguh beruntung seorang tokoh sakti berhasil menyelamatkan bayi itu dan mendidiknya. Demi membalaskan dendam perguruan dan keluarganya, ia mengandalkan ilmu sakti warisan gurunya yaitu Lam Shia (Si Sesat dari Selatan) yang merupakan salah seorang Bu Lim Su Ih (4 Datuk Dunia Persilatan). Tokoh- tokoh yang terlibat pengeroyokan terhadap gurunya dan keluargannya, baik itu golongan hitam maupun putih dibabatnya habis dengan kejam. Munculnya perkumpulan Bwe Hwa Bwe (Bunga Bwee) yang pada akhirnya diketahuinya ternyata ketuanya adalah dalang dari pengeroyokan gurunya dan salah seorang yang terlibat pembunuhan keluarganya, membuatnya bertindak kejam tanpa ampun baik terhadap anak buahnya yang paling rendah jabatannya maupun pejabat-pejabat di perkumpulan Bwe Hwa Bwe tersebut. Munculnya utusan-utusan dari Jeng Siong Hwe yang dinamakan Rasul Penembus Dada yang menimbulkan banjir darah di dunia persilatan turut mengambil bagian dalam perebutan Pedang Darah yang konon siapa yang mendapatkannya bisa mempelajari Ilmu Sakti dari Bunga Iblis. Berbekal Giok Ci Sin Kang yang didapatnya dari bunga iblis, Suma Bing meneruskan usaha pembalasan dendamnya membuat perkumpulan Bwe Hwa Bwe mendatangkan jago - jago tua yang sudah berusia seabad lebih. Belum lagi bantuan dari Perkampungan Bumi (Tee Po) yang merupakan salah satu dari 3 tempat keramat Bu Lim dikarenakan Suma Bing telah diangkat menjadi menantu dan ahli waris Perkampungan Bumi sangat membantunya dalam usahanya menghancurkan Bwe Hwa Bwe.
Bujukan Gambar Lukisan - Wu Lin Qiao Zi by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 126,573
  • WpVote
    Votes 1,595
  • WpPart
    Parts 34
Tokohnya adalah Lie Tiong Hoa, seorang pemuda pelajar yang sebetulnya tidak ingin berkecimpung di dunia Kang Ouw karena kelicikan, kekejaman, dan dendam permusuhan dalam Rimba Persilatan tidak cocok dengan jiwanya yang suka hidup tenang tentram; namun perjalanan hidup membuatnya terlibat satu demi satu pergolakan / perebutan di dunia Kang Ouw. Setiap bergebrak, kehebatan ilmunya membuat pesilat lain tercengang, juga tidak pernah kalah, sehingga dikagumi orang dan namanya menjadi terkenal di seantero jagat. Dalam suatu bagian kisahnya, Lie Tiong Hoa mengejar seorang lawan (bukan dikejar) sampai ke tepi sebuah jurang. Lawannya itu langsung terjun, sehingga Lie Tiong Hoa terheran-heran. Selagi bengong dan pikirannya melayang-layang, lawannya muncul lagi di belakangnya dan mendorongnya hingga terjatuh ke jurang. Ia selamat karena bertemu dengan kera besar berbulu tebal. Ia lalu mengikuti kera tersebut memasuki gua berliku-liku dan bertemu dengan seorang sakti - Ay Sian (Dewa Katai) dari See Hek yang sedang bertapa mencari pemecahan ilmunya sampai 20 tahun. Karena ia tanpa sengaja berhasil membantu memecahkan masalah tersebut, maka ia diberi pelajaran Ie Hoa Tjiap Bok (Memindahkan Bunga Menyambung Pohon) - ilmu mengibas untuk membalikkan tenaga dalam, seumpama meminjam tombak lawan untuk menembus tameng lawan itu sendiri, semacam ilmu dengan tenaga setail melemparkan batu sekati, seperti ilmu sakti perguruan Lu Su Nio (serial Thian San) atau seperti juga ilmu sakti keluarga Buyung (Pendekar Tayli).
Badik Buntung - Chin Tung by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 276,205
  • WpVote
    Votes 5,347
  • WpPart
    Parts 108
Awalnya hendak meminta Badik Buntung, senjata peninggalan dari orang tuanya yang telah meninggal kepada seorang teman ayahnya membuat Hun Thian Hi menjadi musuh Rimba Persilatan. Tanpa sengaja menerima sebuah ilmu sesat dari seorang tokoh Iblis membuatnya menjadi target dari tokoh persilatan yang mendendam kepada pemberi ilmu itu. Perseteruannya dengan seorang tokoh sakti yang selalu mengendarai burung dewata membuat Hun Thian Hi harus melarikan diri dan bersembunyi untuk melatih ilmu pedang yang sakti. Atas anjuran seorang tokoh sakti Hun Thian Hi akhirnya menyembunyikan dirinya di Thian Bi Kok sebuah negara asing yang terpencil dari tanah Tionggoan, bekerja sebagai Guru Mengajar dari anak seorang Jendral sampai akhirnya menjadi Komandan Penjaga Istana (Gim Li Kun). Perjalanan asmaranya yang melibatkan banyak gadis cantik sampai putri kerajaan pun pernah dialaminya.... Akhirnya penyamarannya terbuka membuat Hun Thian Hi harus meningalkan Kerajaan tersebut dan kembali mengelana ke dataran Tionggoan, membalas dendam kematian orang tuanya dan membuka misteri dari Badik Buntung tersebut.