Afrinnn_'s Reading List
5 stories
The Other Side [Telah Difilmkan & Diterbitkan] by alyaranti
alyaranti
  • WpView
    Reads 19,395,546
  • WpVote
    Votes 934,932
  • WpPart
    Parts 86
The Other Side Movie tayang di seluruh bioskop Indonesia, 17 Maret 2022. #1 in Teenfiction [06/10/18] "Gue itu suka sama lo, lo aja yang nggak pernah peka," "Jadi sebenernya, gue atau lo yang nggak pernah peka?" Kalian pernah sama-sama mencintai namun tidak terlihat seperti mencintai? Pernah mencintai tetapi justru melukai? Terkadang, kau tidak bisa menebak apa yang orang lain rasakan untukmu dan tak mengerti dengan apa yang kau rasakan terhadap orang lain. Biarkan perasaan ini mengalir sesuai waktu. Semua akan terjawab, cepat atau lambat. Highest Rank : #1 in Love [08/06/2019] #1 in Indonesia [07/08/2019] #1 in Percintaan [08/06/2019] #1 in Heart [27/01/2020] #1 in Remaja [11/06/2019] #1 in School [17/06/2019] #1 in Mostwanted [11/07/2019] #1 in Teen [07/08/2019] #1 in Broken [19/08/2019] #1 in Sekolah [16/10/2019] #1 in Teenlit [25/12/2019] #2 in Romance [11/06/2019] #1 in Coolboy [17/07/2020]
Cinta dan Strata (REPOST) by ShofiNimatus
ShofiNimatus
  • WpView
    Reads 726,877
  • WpVote
    Votes 48,208
  • WpPart
    Parts 52
(DI PRIVAT ACAK) Daniyah Namira Handoko, atau yang biasa dipanggil Nami. Mahasiswi tingkat akhir Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) salah satu universitas negeri di Surabaya. Anak dari Muhammad Rian Handoko-seorang guru besar, sekaligus cucu dari Kyai yang sangat disegani masyarakat di salah satu desa yang ada di kota Gresik. Gadis yang tidak menganut pacaran seperti gadis pada umumnya. Karena ia mempunyai impian, untuk di taaruf ikhwan salih saja. Yang akan mencintainya tulus layaknya sang ikhwan mencintai-Nya. Karena yang menjadi pengukur utama calon imamnya adalah yang cinta, ketaatannya beribadah, serta keimanannya kepada Allah. Zahran Kahfi Athaillah. Pemuda yang rela menunda pendidikannya dahulu. Selain karena keadaan ekonomi, hal yang sangat ia pertimbangkan untuk tidak melanjutkan kuliah dulu adalah, ia harus membantu ibu mengurusi adik-adiknya. Ia tak tega melihat ibunya yang susah payah mengurus sendiri tanpa adanya ayah. Kini Kahfi merupakan karyawan di salah satu pabrik pembuatan pipa yang lokasi kerjanya tak jauh dari rumah. Untuk urusan cinta, Kahfi tak pernah memikirkan itu. Namun ketika ia melihat gadis yang selama ini ia kagumi diam-diam. Gadis bersuara merdu yang dulu bersama sering mengikuti berbagai lomba MTQ dan menjuarainya. Gadis yang tampak sangat anggun dengan gamis dan khimar panjangnya. Dan dari sana, Kahfi pun memikirkan masa depan dirinya sendiri. ... Dan satu persatu masalah naik ke permukaan. Dari Kahfi ingin mentaaruf Nami. Namun sebagian hatinya berbisik, siapakah dia hingga berani mentaaruf anak dari keluarga Handoko, yang jelas-jelas keluarga kaya nan terpandang, juga Nami yang mempunyai karir jelas. Sedangkan dirinya? Karyawan bawahan yang berpenghasilan sedikit dan untuk meneruskan pendidikan saja ia tak mampu. Semuanya dimulai, Tentang cinta Kahfi yang ingin mencintai dia karena Allah, bersama menuju jannahNya. Namun ketika strata yang sangat jauh dari kata seimbang, mampukah Kahfi berdiri dan melanjutkannya? ***
Word Vomit by bellawrites
bellawrites
  • WpView
    Reads 1,608,752
  • WpVote
    Votes 105,185
  • WpPart
    Parts 106
I swear, sometimes, you actually enjoy breaking my heart.
Athala [OG VERSION] by maharaniii_
maharaniii_
  • WpView
    Reads 8,898,580
  • WpVote
    Votes 537,592
  • WpPart
    Parts 47
#1 In Teen Fiction (22/01/2017) "Kenapa ya dari sekian banyak cewek di sekolah kita, harus banget yang gue tabrak itu si siapa tuh namanya?" Kavi memalingkan pandangannya dari atap kamar ke arah tiga temannya bergantian. "Athala," sahut Deny. "Iya siapa kek. Harus banget dia? Kayaknya sial mulu idup gue?" Kavi melempar handuknya ke atas tempat tidur. "Apa gue potong rambut aja kali ya?" "Lah? Apaan sih lo gila?" Divin yang sedang PS, reflek menghentikan permainannya. "Apa hubungannya Athala sama potong rambut?" "Yaa buang sial gitu maksud gue," "Si bahlul." Reno sontak tertawa. "Jadi menurut lo si Athala itu kesialan?" "Iyalah jelas. Sehari nganter dia aja gue udah males banget. Tau gitu gue tolak mentah-mentah." Kavi menghela nafasnya kasar. "Najis. Mana ada sih orang yang abis dianterin pulang ga ngucapin 'makasih' atau apa kek gitu. Ini mah apaan? Boro-boro ngomong makasih, senyum ke gue juga enggak. Ada ya? Cewek judes mampus kayak dia? Amit-amit."
... by radinazkia
radinazkia
  • WpView
    Reads 10,237,780
  • WpVote
    Votes 99,223
  • WpPart
    Parts 9