Ardana's Literature
4 stories
Time Trouble [Wattys 2016] by ThiwaArdana
ThiwaArdana
  • WpView
    Reads 994
  • WpVote
    Votes 130
  • WpPart
    Parts 20
Masa depan adalah sesuatu yang belum pasti namun pasti terjadi. Bagaimana jika dirimu mendapat kunjungan dari masa depan? Apa yang akan kau lakukan? Mempercayainya atau justru mengacuhkannya? Kisah ini akan membuka jalan dimana waktu akan jadi tokoh antagonisnya
Kelas by rhmfdhila
rhmfdhila
  • WpView
    Reads 1,122
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
Aku mengetahui bahwa aku berada di suatu ruang dimana aku tak bisa melakukan apapun selain memperhatikan dinding - dinding yang mengelilingiku. Hal sama kurasakan ketika aku mendengar bahwa aku akan kehilangan orang yang aku sayangi.
True Stalker by sirhayani
sirhayani
  • WpView
    Reads 34,009,816
  • WpVote
    Votes 1,263,750
  • WpPart
    Parts 32
Adaptasi True Stalker sudah tayang di Vidio! 🎬 - Aku adalah stalker. Itu sebuah hobi? Bisa dibilang begitu. Tetapi, aku hanyalah seorang gadis SMA yang duduk di bangku kelas X. "Lo udah tahu kelakuan gue di sekolah. Satu cara supaya gue bisa tahu kalau lo beneran tutup mulut." "Apa?" "Mulai hari ini, lo jadi cewek gue." Dan... hobiku itu menjadi sebuah bencana. Copyright©2016 by Sirhayani ______ Sudah tersedia di toko buku terdekat dan sebagian part di work ini sudah dihapus karena telah terbit mayor.
Lo, Tunangan Gue !!! [Sudah Terbit] by yennymarissa
yennymarissa
  • WpView
    Reads 6,545,463
  • WpVote
    Votes 350,633
  • WpPart
    Parts 45
[Tersedia di toko buku terdekat. Beberapa part sudah dihapus] Fani membenci Reihan Nathaniel setengah mati. Cowok playboy yang selalu menjadi most wanted di kampusnya. Bagaimana bisa Tuhan menciptakan cowok seperti Rei yang tidak bisa menghargai cewek? Bukan. Bukan karena cowok itu berlaku kasar atau apapun. Tapi karena cowok itu terlalu lembut dan membuat hampir semua cewek di kampusnya bertekuk lutut pada pesona -yang menurut Fani justru sangat menyebalkan. Kenapa juga orangtuanya memintanya untuk bertunangan dengan cowok itu? Dan yang lebih menjengkelkannya lagi, kenapa Rei harus menerima pertunangan mereka? Karena sebuah alasan, Rei harus menyetujui permintaan orangtuanya untuk bertunangan dengan Tiffany Adelia. Cewek yang ternyata adik tingkatnya di kampus dan cewek yang ternyata membencinya setengah mati. Tapi Rei berusaha untuk bersikap tenang demi rencananya. Karena ternyata, cewek itu juga pernah terlibat secara tidak langsung dengan masa lalunya. "Sampe tujuan gue berhasil aja, Fan. Setelah itu, gue pasti lepasin lo." Tapi belum juga berhasil, hatinya justru berontak dan membuat rencananya hampir gagal. Atau mungkin sudah gagal? Karena tanpa sadar, dia selalu ingin orang lain tahu tentang statusnya dengan Fani. Bukan lagi untuk keberhasilan rencananya, tapi untuk hatinya agar cewek itu tetap tinggal di sisinya. Fani menatap Rei tajam. "Lo nggak punya hak buat ngatur-ngatur gue." "Gue tunangan lo, kalo lo lupa." "Kita cuma pura-pura, kalo lo lupa." "KALO GUE BILANG JANGAN JALAN SAMA DIA, YA BERARTI JANGAN JALAN SAMA DIA!! JANGAN BIKIN GUE TAMBAH MARAH, FAN!!" bentak Rei sambil menonjok dinding.