CORTIS Fav Book 🤍
15 stories
Clover in the White Room | Kim Juhoon by witchyliaa
witchyliaa
  • WpView
    Reads 1,370
  • WpVote
    Votes 452
  • WpPart
    Parts 10
"Percaya sama gue, semuanya bakal baik-baik aja." - Juko Alba Sandera _______ Di ruang putih yang terlalu sunyi, Soraya Mysticia belajar menghitung waktu dengan cara yang berbeda. Bukan dalam angka, tapi dalam hal-hal kecil yang ingin ia simpan sebelum semuanya selesai. Dan seperti semanggi kecil yang tumbuh di tempat yang tak seharusnya, ia tetap memilih bertahan, meski ia tahu bahwa tidak semua yang tumbuh akan tetap tinggal. ----- Note : Seluruh nama karakter dan tempat dalam cerita ini adalah hasil imajinasi murni penulis. Segala kemiripan dengan nama tokoh adalah murni ketidaksengajaan. Penggunaan visual hanyalah sebagai gambaran fisik karakter.
Level 99 Baby! [Juhoon CORTIS] by edwardsnoona
edwardsnoona
  • WpView
    Reads 31,775
  • WpVote
    Votes 4,949
  • WpPart
    Parts 20
"Tangan gue diasuransiin 10 miliar won. Gue nggak boleh cuci piring, tapi gue boleh meluk lo. Deal?" Di mata dunia, Kim Juhoon adalah "Demon King"-Pro Player nomor satu yang dingin dan tak tersentuh. Tapi di mata Han Yora, tetangganya itu hanyalah Bayi Level 99 yang hobi pakai boxer Pororo, merengek minta sosis gosong jam 2 pagi, dan tidak bisa tidur tanpa diusap kepalanya. Yora mengira dia hanya "babysitter" berbayar tinggi untuk menyelamatkan karier sang atlet. Dia salah besar. Bagi Juhoon, Yora adalah "Item Langka"-satu-satunya alasan dia rela membeli gedung universitas, hanya untuk memastikan gadis itu tidak log out dari hidupnya. ⚠️ DISCLAIMER Cerita ini hanyalah karya fiksi (fanfiction). Nama, karakter, tempat, dan kejadian di dalamnya adalah murni hasil imajinasi penulis. Penggunaan Face Claim (visualisasi idol/artis) hanya bertujuan untuk membantu penggambaran tokoh dan TIDAK mencerminkan sifat, kehidupan pribadi, atau citra asli dari artis yang bersangkutan di dunia nyata. Mohon pembaca dapat memisahkan antara fiksi dan realitas. Jadilah pembaca yang bijak.
Code Gray [Keonho CORTIS] by edwardsnoona
edwardsnoona
  • WpView
    Reads 10,053
  • WpVote
    Votes 1,911
  • WpPart
    Parts 18
"Tanganmu gemetar 2 milimeter," katanya di lab, suaranya sedingin skalpel. Di siang hari, Ahn Keonho adalah Asisten Dosen yang hidup berdasarkan logika dan efisiensi. Di matanya, Lee Jian hanyalah mahasiswi yang penuh keraguan. Tapi di malam hari, di dunia gelap yang berbau darah, hierarki itu runtuh. Demi melunasi hutang, Jian menjual keahlian tangannya untuk menjahit tubuh dosennya sendiri. Kontraknya mutlak: Jangan bertanya, jangan terlihat. Namun, di balik pintu apartemen 1408, batas profesional itu hancur. Keonho tidak hanya butuh medis; dia dihantui oleh "kebisingan" di kepalanya yang tak pernah diam. Dan anehnya, hanya di dekat Jian, dunia bisingnya mendadak hening. Saat obsesi mulai tumbuh di antara darah dan jarum suntik, seberapa mahal harga sebuah keheningan? Peringatan: Cerita ini mengandung adegan kekerasan (pertarungan ilegal), deskripsi medis yang detail (darah, jarum, prosedur bedah), tema psikologis berat (obsesif, delirium), dan bahasa yang lugas. Kebijaksanaan pembaca dianjurkan.
Buried Shadow by aqunaarius
aqunaarius
  • WpView
    Reads 6,160
  • WpVote
    Votes 679
  • WpPart
    Parts 16
[KEONHO-SEONGHYEON-MINGYU-YERI] "Bisa nggak, gue jadi kembaran lo selamanya? Karena jujur, gue nggak siap kalau dunia harus ngambil setengah dari diri gue lagi..." Mengandung kata-kata kasar dan sebagainya⚠️ Harap bijak dalam membaca. #1 reveluv [11 januari] #1 yeri [17 januari/27 April] #2 mingyu [25 Feb] #2 carat [5 mei] #4 sean [14 maret]
✔ Don't Trust The Good Boy [Seonghyeon CORTIS] by edwardsnoona
edwardsnoona
  • WpView
    Reads 89,910
  • WpVote
    Votes 12,314
  • WpPart
    Parts 42
[COMPLETED] "Jangan sentuh gue." "Kenapa? Takut ketahuan kalau 'Good Boy' kebanggaan kakak lo ini aslinya cuma bajingan manipulatif yang lagi nahan diri?" Di mata dunia, Eom Seonghyeon adalah definisi kesempurnaan. Ketua BEM, calon jaksa masa depan, dan sahabat paling setia bagi kakakku. Semua orang memujanya. Semua orang mempercayainya. Kecuali aku. Aku satu-satunya saksi yang melihat wajah aslinya saat lampu sorot padam. Tapi sialnya, kakakku yang terlalu naif justru menitipkanku padanya. Dia pikir aku akan aman di bawah perlindungan 'Good Boy' itu. Tanpa sadar, kakakku baru saja menyerahkan domba kesayangannya langsung ke kandang serigala yang kelaparan. ⚠️ WARNING: MATURE (17+) Contains Obsessive Behavior, Manipulative Relationship, Harsh Language, and High Sexual Tension. No explicit smut, but proceed with caution.
Blueprint [Martin CORTIS] by edwardsnoona
edwardsnoona
  • WpView
    Reads 19,367
  • WpVote
    Votes 3,698
  • WpPart
    Parts 27
"Bernapaslah lebih keras dari suara AC, dan koper sampah ini akan melayang dari lantai 40." Begitulah Martin Edwards menyambut Kang Harin. Dengan satu gulungan lakban hitam, ia membelah penthouse mewahnya menjadi dua zona. Melanggar batas berarti perang. Namun, pertahanan Martin runtuh karena satu anomali: Di tengah insomnia kronisnya, ternyata hanya irama napas Harin yang mampu membuatnya terlelap. Kini sang arsitek terjebak dilema: Mengusir gadis itu keluar, atau mengurungnya selamanya sebagai satu-satunya obat tidur yang ia miliki?
In Every Universe ft. CORTIS by edwardsnoona
edwardsnoona
  • WpView
    Reads 25,932
  • WpVote
    Votes 2,652
  • WpPart
    Parts 16
"Bagaimana jika di semesta lain, kita bukan idol dan fans?" Kumpulan oneshot member CORTIS dalam berbagai Alternate Universe. Tidak bersambung dan bebas dibaca acak sesuai selera, khusus untukmu yang ingin berimajinasi tanpa takut digantung. 💌 Menerima request ide ya! Silakan request di kolom komentar ⚠️ Update suka-suka ⚠️ No bxb
Rumah Rumi | Cortis by Lycka-Way
Lycka-Way
  • WpView
    Reads 903
  • WpVote
    Votes 148
  • WpPart
    Parts 12
Semua orang punya tempat untuk pulang. Bagi kami, tempat itu bernama Rumah Rumi. Rumah sederhana yang menampung tawa, rahasia, dan luka masa remaja yang tak pernah kami ceritakan pada siapa pun. Di sana kami belajar arti persahabatan. Belajar tentang mimpi. Dan tanpa sadar... belajar tentang kehilangan. Rumah itu selalu menjadi tempat ternyaman bagi kami. Sampai suatu hari, rumah itu kehilangan pondasinya untuk tetap berdiri. Start: 17 Feb 2026 End: on going