TabitaEndmayH's Reading List
4 stories
POSESIVO (COMPLETED✔) by Larnxx
Larnxx
  • WpView
    Reads 7,281,443
  • WpVote
    Votes 378,712
  • WpPart
    Parts 57
Baru saja masuk sekolah barunya, Gabby sudah di klaim saja oleh seseorang sebagai pacarnya? Aneh? Tentu, Gabby sendiri aneh dengan orang itu yang ia sendiri tidak tahu siapa. Rank? : #117 in teen fiction (16-05-17) #85 & 90 in (19-05-17) #38 in teen fiction (27-05-17) #36 in teen fiction (03-06-17) #32 in teen fiction ( 04-06-17) #26 in teen fiction (07-06-17) #23 in teen fiction (21-07-17) #16 in teen fiction (12-11-17) #14 in teen fiction (25-11-17) #2 in remaja (09-07-18) #1 in mostwanted (23-02-19) #2 in sma (07-07-22) #1 in posessifboy (31-07-23)
My Possesive Badboy by salsabilagtrmdhni99
salsabilagtrmdhni99
  • WpView
    Reads 467,256
  • WpVote
    Votes 13,219
  • WpPart
    Parts 76
"Mulai sekarang Lo pacar gue" ucap Alister kepada Alena "Hah?! Emang lo siapa kenal aja enggak!" tanya Alena tidak terima "Kenalin gue Alister Galen Dani, yang mulai sekarang jadi pacar Alena luvina Salsabila" jawab Alister •••Cinta datang bukan karena paksaan tetapi dari ketulusan hati sepasang •••Tetapi cinta juga bisa tumbuh karena paksaan, dengan lamanya terbiasa akan perilaku seseorang Itulah yang dialami Alena Luvina Salsabila, gadis cantik yang dipaksa untuk menjadi kekasih Alister Galen Dani Bagaimana kisah hubungan mereka? Hubungan yang penuh masalah karena masalalu seseorang Penasaran kan? Silakan dibaca dan ditambah ke perpustakaan and Jangan lupa vote and komennya yaa Terimakasih [Maaf sebelumnya kalo cerita ini masih acak-acakan bagi kalian dan pastinya banyak typo. Karena aku cuman mau bersenang-senang] Semoga suka yaa sama cerita ku Harap bijak dalam membaca, jika ada kata-kata yang tidak jelas mohon dimaklumi karena belum ada revisi
I am in danger [TERSEDIA DI GRAMEDIA] by zaimnovelis
zaimnovelis
  • WpView
    Reads 31,569,974
  • WpVote
    Votes 1,155,189
  • WpPart
    Parts 54
"Jika lo mau aman bersekolah di sini, lo juga harus menghindari dua orang yang lebih berbahaya dari guru BK," kata Lisya penuh penekanan. Ocha meneguk ludah. Ia mendengarkan penjelasan Lisya dengan seksama sembari bersiap mencatat. Demi menjaga beasiswa yang diterimanya, ia harus sangat berhati-hati. Ia tidak mau beasiswanya dicabut dan membuat orang tuanya terbebani dengan biaya sekolah. "Pertama, lo harus menghindari Sean Aureliano Radeya. Dia ketua geng dari kelas XI IPA-A. Itu orangnya!" Lisya menunjuk seorang anak laki-laki yang tengah asyik membaca buku dengan kaki yang diletakkan di atas meja. Mata Ocha memicing, melihat dengan benar seorang anak laki-laki tampan berambut acak-acakan. Anak laki-laki yang dimaksud Lisya tak terlihat berbahaya meskipun tingkah lakunya tak sopan, meletakkan kaki seenaknya di atas meja. Meskipun demikian, Ocha tetap mengangguk dan mencatat nama Sean ke dalam bukunya sebagai daftar orang kedua yang harus dihindari setelah guru BK. "Kedua, Axel Sharafat Ardiaz. Dia ketua geng dari kelas XI IPS-A. Menurut gue, dia lebih berbahaya dari pada Kak Sean. Nah itu dia!" Lisya menunjuk seorang anak laki-laki tampan berambut agak gondrong. "Tapi kenapa mereka berbahaya? Kalau mereka bisa masuk ke kelas A, bukankah berarti mereka itu jenius?" Ocha bertanya-tanya. "Oh my oh my oh my God! Mereka itu ketua geng. Mereka suka merokok, balapan liar, clubbing, bullying, dan tawuran," bisik Lisya. Walaupun berbisik, intonasi Lisya masih penuh penekanan. "Terus, kenapa mereka nggak dikeluarkan?" "Itu karena ayah mereka adalah pemilik sekolah ini. Siapa yang berani mengeluarkan mereka? Bahkan Pak kepala sekolah nggak berani karena takut dipecat." By : Zaimatul Hurriyyah Highest rank #1teen fiction 22 Nov, 5-8 Des 2018 #1 di hastag romance tgl 16 April 2019
Iris [SUDAH TERSEDIA DI TOKO BUKU] by beliawritingmarathon
beliawritingmarathon
  • WpView
    Reads 8,535,780
  • WpVote
    Votes 772,396
  • WpPart
    Parts 45
Bagi Iris, Rangga adalah dunianya. Sementara bagi Rangga, Iris adalah semestanya. Keduanya jatuh cinta dengan cara paling sederhana. Lewat tatapan mata yang kemudian diwujudkan dalam hangatnya genggaman tangan. Namun ketika waktu bergerak lambat, mereka tersadar, bahwa mereka memang tak bisa mencintai dengan cara yang paling sederhana, karena ternyata terlalu banyak syarat untuk jatuh cinta.