Arumamaliasari's Reading List
6 stories
Trust by dhitapuspitan
dhitapuspitan
  • WpView
    Reads 4,228,660
  • WpVote
    Votes 274,214
  • WpPart
    Parts 54
Hidupnya indah, pada masanya. Satu masalah datang membuatnya bertransformasi menjadi dia yang lain, yang tak dikenal dan tak mau dikenal. Hidupnya berubah hitam, monoton, tak bergairah. Namun, ketika muncul setitik harapan cerah yang datang untuk membantunya kembali bangkit, hal lain muncul. Ragu itu muncul ketika harus dihadapkan pada kata percaya. Percaya untuk percaya dengan ketulusannya, atau tidak percaya karena banyak asumsi buruk yang berputar di kepalanya. Bagaimana jika ketulusan itu hanyalah kepalsuan? Ketika ia percaya, hanyalah penyesalan yang tercipta. Namun, bagaimana jika sebaliknya, ketulusan itu benar-benar sebuah ketulusan? Namun, pada kenyataannya ia masih berada di antara keduanya. Berpikir antara ya dan tidak, antara percaya dan tidak percaya. Terpaku pada garis yang sama, dengan satu ragu untuk memilih jalan yang mana. Ia tak mau salah untuk memilih. Lagi. Karena terakhir kali ia percaya, yang dipercayai mengkhianatinya.
Sixteen [Selesai] by putriayuningtyasxx
putriayuningtyasxx
  • WpView
    Reads 4,958,865
  • WpVote
    Votes 183,038
  • WpPart
    Parts 44
Gue, siswi baru di SMA Brawijaya yang gak kenal siapapun, tiba-tiba ditarik sama cowok ganteng yang sayangnya nyebelin dan dia cium gue di tengah lapangan. Bayangin dia CIUM GUE. -Aurelia Isabella Friz Gue, cowok ganteng di SMA Brawijaya yang sayangnya suka dibilang nyebelin, tanpa tahu malu nyium bibir siswi baru di tengah lapangan. Bayangin gue CIUM DIA. -Geraldo Verdinand Hasdi Inilah kisah KITA yang berawal dari umur 16 tahun. Copyright ©2015 by putriayuningtyasxx #76 dalam teenfiction (25/12/2017) #6 dalam fiksi remaja (29/01/2019)
Shadow Kiss [Completed] by Faradisme
Faradisme
  • WpView
    Reads 5,798,624
  • WpVote
    Votes 422,513
  • WpPart
    Parts 36
(Proses Penerbitan) Alicia tidak pernah mengira jika mimpi aneh yang sering mendatanginya berarti sesuatu. Mimpi yang mempertemukannya dengan sebuah sosok bermata biru terang dan mengejarnya. sampai pada suatu pagi, Alicia terbangun dengan menatap mimpinya yang menjadi nyata. Sebuah wujud tanpa takdir. Bukan manusia, bukan malaikat, ataupun iblis. Dia adalah Bayangan. Bayangan yang mengupas jati dirinya secara perlahan. "Karena aku adalah bayangan yang akan menemanimu bahkan didalam gelap sekalipun." -Damian Black. - Jangan berhenti membaca hanya di bagian awal, kalian pasti lega kalo udah baca sampai habis - - Cerita ini bergenre Romance Fantasy.- Copyright © By Faradita
PAYBACK by nindryes
nindryes
  • WpView
    Reads 309,302
  • WpVote
    Votes 16,619
  • WpPart
    Parts 54
Seorang gadis yang ingin mencoba kehidupan barunya di singapura bersama ayahnya, hingga bertemu kembali dengan sahabat lamanya. Dan akhirnya mereka berteman kembali seperti dulu kala, hingga suatu hari gadis itu bertemu dengan lelaki primadona di sekolahnya yang tidak menarik baginya. Dan kehidupan keduanya berubah seketika saat mengetahui ada sesuatu yang disembunyikan.
Childhood Memories by dhitapuspitan
dhitapuspitan
  • WpView
    Reads 4,020,637
  • WpVote
    Votes 220,462
  • WpPart
    Parts 39
[Published by Inari, 2018] Karena kebadungannya, Sandra harus pindah ke Bandung dan tinggal bersama neneknya yang strict abis. Pada hari pertama tinggal di rumah nenenya, tiba-tiba Sandra tersiram air oleh cowok tetangga. Cowok yang bernama Ardan ini ternyata teman masa kecil Sandra. Dengan cepat, mereka jadi sahabat lagi. Sandra senang Ardan masih inget Sandra suka stroberi. Sandra senang Ardan baik, mau antar Sandra ke sekolah. Yang Sandra nggak senang, Ardan suka curhat tentang Anjani, cewek yang Ardan taksir. © 2015 by dhitapuspitan
A Librarian's Diary by prohngs
prohngs
  • WpView
    Reads 577,862
  • WpVote
    Votes 53,834
  • WpPart
    Parts 25
#56 in Teen Fiction [25/05/16] [] Warning: Cerita ini belum diedit. Masih banyak kalimat tidak efektif, kata tidak baku, kesalahan tanda baca, dsb, dsb.... Kerusakan mata ditanggung sendiri ya wkwkwk --- Alasan mengapa aku tidak setuju menjadi penjaga perpustakaan keluargaku: 1. Aku masih enam belas tahun. 2. Yang berarti, aku masih remaja dan seharusnya menikmati masa mudaku. 3. Namun, waktuku malah dihabiskan untuk mencatat nomor-nomor buku perpustakaan keluargaku sendiri! 4. Sepulang sekolah aku tidak bisa nongkrong dengan sahabatku. (Bisa sih, tapi di perpustakaan, dan bagiku itu sama sekali bukan nongkrong.) 5. Ini pekerjaan yang sangat membosankan, omong-omong. Tapi, tahu yang paling parah? Aku harus membiasakan diriku menghadapi cowok paling datar sedunia!