JuliHope
- Reads 525
- Votes 149
- Parts 3
PROLOG
Aku terus berlari hingga aku tak lagi merasakan lelah di kedua kakiku. Hutan gelap ini menjadi tempat pelarian yang harusnya pantas kulalui. Napasku terengah-engah. Dengan sekuat tenaga aku berusaha melenyapkan diriku dari kejarannya. Dia masih berada di belakangku, mengejarku dengan beringas dan membuatku ketakutan setengah mati. Akhirnya kusadari dia telah sangat dekat dan hampir dapat mendahuluiku.
Aku menyerah. Kini kurasakan letih di sekujur tubuhku dan kakiku terkulai lemas. Akupun terjatuh dan tersungkur di tanah yang hitam basah dengan napas tersengal. Kini dia berhasil menjangkauku dan menatapku dengan wajah kakunya.
Aku menangis ketakutan. Hutan ini begitu suram dan tatapan matanya menerkamku. Aku berusaha menjauh darinya yang bahkan sudah pasti sia-sia. Dia menginjak ujung gaun hitam di kakiku -- mencoba menghentikan tubuhku yang berusaha merangkak menjauh darinya.
"Kenapa kau lari dariku, Sayang?" suara dinginnya mulai menembus telingaku.