SherlyShensiska6's Reading List
2 stories
Beautiful Disaster oleh Loliesssss
Loliesssss
  • WpView
    Membaca 2,161,825
  • WpVote
    Suara 28,832
  • WpPart
    Bagian 11
"Brengsek! jadi ini tujuanmu membawaku kesini? menawarkanku kepada lelaki lelaki hidung belang yang menjijikan seperti mereka!?" sedetik kemudian api membara dibarisan iris coklat miliknya. Lelaki tua itu tersenyum licik, "gadis pintar!" Sepasang mata mengamati kegaduhan yang terjadi antara laki laki tua dan gadis cantik disampingnya. Lelaki tua itu mencengkram lengan gadis itu dengan kuat. Mata iblisnya menyala, "sialan!" umpatnya. "lepaskan gadis itu!" sontak semua mata tertuju pada pemuda tampan yang berpakaian rapi tersebut. "Ali.." gumam gadis itu pelan. "ambil uang ini! ku kira itu jauh dari cukup untukmu dan berikan gadis itu padaku!" sambung pemuda itu memberikan lembaran uang dalam jumlah banyak. "ternyata kau ada gunanya juga gadis bodoh!" dengan gembira lelaki tua itu berjalan menghampii teman temannya dan berpesta ria di bar itu sampai pagi. "untuk apa kau membantuku lagi?" tanya gadis itu. "Untuk menjadikan mu milikku, Prilly!" "Kamu gila! aku kira aku sudah keluar dari mulut buaya, ternyata aku malah terperangkap dimulut singa!" "hentikan Prilly, kau sudah ku beli, sekarang kau harus menjadi istriku!" "APA?!" *** Cerita percobaan ini hehe. 18+
Blacky White oleh nunizzy
nunizzy
  • WpView
    Membaca 11,300,022
  • WpVote
    Suara 524,512
  • WpPart
    Bagian 48
•Available in Bookstore• Klise. Cewek dingin dipertemukan dengan cowok supel. Atau mungkin sebaliknya. Tapi, cerita ini mungkin berbeda. Justru, keduanya sama-sama dingin, tak tersentuh, jutek, dan ketus. Dan ingat, tidak hanya mereka berdua yang hidup didunia ini. Semua bisa berubah seiring berjalannya waktu. Copyright © 2017 by nunizzy. Blurb versi cetak : Kadang cinta seperti bunga liar. Tumbuh tanpa diduga, di tempat yang tidak seharusnya, dan terus kembali tak peduli berapa kali pun kau singkirkan. Namun, sulit untuk memungkiri, sesekali keindahannya membuat kau berpikir; apa aku benar-benar ingin memangkasnya? Itu juga yang dirasakan Diandra. Hatinya yang sengaja ia tutup. diketuk oleh orang yang tak disangkanya-Mario, kakak kelas yang paling menyebalkan. Perlahan rasa itu menyelinap, mengisi ruang kosong di hatinya. Haruskah ia menyerah lalu membiarkan putih masuk saat ia terlanjur nyaman dengan hitam? Satu hal yang Diandra tahu, ia harus pastikan bahwa ini benar-benar cinta.