WidiGunawan's Daftar bacaan
4 Geschichten
Saudade von asriaci13
asriaci13
  • WpView
    GELESEN 25,119,664
  • WpVote
    Stimmen 1,897,285
  • WpPart
    Teile 72
cover by trooyesivan Tiba-tiba saja aku teringat akan kamu. Teringat akan semua kenangan tentang kamu. Tentang apa yang pernah kamu lakukan padaku dulu. Terima kasih karena telah memberiku kesempatan untuk dapat mengenal orang seperti apa dirimu. Pada akhirnya kamu sama dengan yang lainnya, hanya kisah yang memilih patah dan menyerah akan aku. -Kashi Rayshiva
00.00 von ameysiaa
ameysiaa
  • WpView
    GELESEN 61,548,597
  • WpVote
    Stimmen 5,855,358
  • WpPart
    Teile 51
"𝚂𝚎𝚙𝚊𝚜𝚊𝚗𝚐 𝚕𝚞𝚔𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚊𝚔𝚑𝚒𝚛 𝚍𝚞𝚔𝚊." -𝒜𝓂𝑒𝓎𝓈𝒾𝒶𝒶, 𝟢𝟢.𝟢𝟢 "Tolong jemput gue, Ka," pinta gadis itu. "Gak bisa, gue mau jemput Nilam." Jawaban dari seberang sana. "Berarti gue boleh minta jemput Sekala?" tanya gadis itu akhirnya. "Ganjen banget! Pesen taksi kan bisa." Gadis itu memasang raut tak percaya. "... gak waras lo, Ka." •••• "Lo lebih ngebela Nilam dibanding gue yang pacar lo sendiri, Ka!?" bentak Kara. "Nilam itu lagi sakit, Kara!" Naka balas membentak gadis itu. "Iya, sakit jiwa!" tandas Kara. •••• "Naka! Lo bilang lo bakal selalu percaya ama gue!" ucap Kara memohon "Itu dulu. Minggir!" ucap Naka dingin. •••• "Bahagia terus, Kara." "Lo peduli?" •••• "Pilihan lo cuma dua." "Mati tragis." "Atau hidup tragis." -00.00 Start ➡️11 April 2021 End ➡️9 Agustus 2021
Sajak Yang Patah von MithaOey
MithaOey
  • WpView
    GELESEN 835
  • WpVote
    Stimmen 53
  • WpPart
    Teile 19
Sajak adalah saksi bisu perjuangan ku untuk sampai padamu. Mengetuk dipintu hatimu. Menanti pintu terbuka, dan kau menempatkan ku dihatimu pada ruang yang mereka sebut adalah cinta. Maka baca dan pahami luka ku, barang kali kau yang tidak cinta, bisa cinta juga padaku.
Ketua OSISku Psikopat (PUTIH) von itsfiyawn
itsfiyawn
  • WpView
    GELESEN 2,574,896
  • WpVote
    Stimmen 60,897
  • WpPart
    Teile 18
JANGAN COPY CERITA INI! KAMU AKAN BERNASIB SAMA SEPERTI PARA TOKOH!! "Aku sayang angkatanku. Aku sayang mereka. Aku tidak ingin menyakiti mereka. Tapi, mengapa mereka menyakitiku bahkan tidak menghargai pengorbananku? Aku kecewa. Rasa kecewa ini membesar, lalu mengubah diriku menjadi monster menakutkan yang haus akan kematian." -Putih Dewinta © 2015 by fiya itsfiyawn