loutzzy
- Reads 4,185
- Votes 690
- Parts 16
Januar Anggaraksa tak pernah benar-benar memperhatikan waktu.
Ia hanya tahu satu hal.
Jika pria asing yang selalu membaca buku itu berada di gerbong yang sama dengannya, berarti ia terlambat.
Sesederhana itu.
Rutinitas itu berlangsung lumayan lama, hingga, pada suatu pagi, pria itu tak lagi muncul.