MemeyLova's Reading List
4 stories
Siapkah Kau? Istriku! by tiara8788
tiara8788
  • WpView
    Reads 394,453
  • WpVote
    Votes 14,673
  • WpPart
    Parts 26
* Pria mapan, pengusaha muda, sederhana, simpel. Takdir cinta yang tak pernah salah membawa pasangan sejati, hati ku menuntun menemukan nya diantara jutaan cinta semu. ~Ganesh Putra Hadiningrat~ * Wanita muda, guru taman kanak kanak, ceria tapi hatinya hampa. Takdir cinta tak pernah diam lama dalam hatinya, dengan mudah terhempas dengan cinta lain, namun dia percaya Takdir akan menuntunnya. ~Larasati Rahayu Natanegara Akan kah takdir mereka untuk bertemu.
Mom, Please by SkyArmoze
SkyArmoze
  • WpView
    Reads 39,373
  • WpVote
    Votes 1,024
  • WpPart
    Parts 1
[ONE SHOT] Aku mendengarnya menangis pilu. Di dalam hatinya aku bisa merasakan kegundahan hatinya yang sampai sekarang masih didera perasaan dilema yang sangat. Dilema antara harus mempertahankanku atau melepaskanku dari dekapan hangatnya.
SEKEPING HATI UNTUK, RINAI. -- Sudah Terbit versi ebook Playstore. Link Di Bio by RispiraLubis1701
RispiraLubis1701
  • WpView
    Reads 418,095
  • WpVote
    Votes 15,948
  • WpPart
    Parts 32
Saat sebuah kemalangan masa lalu terus saja menghantui dan membebaninya. Kehadiran Pram dihidupnya malah menambah semua beban hidupnya. Menjadi pengantin pengganti sang adik yang lari begitu saja membuat Rinai sang anak angkat, tidak dapat menolak permintaan keluarganya. Demi menyelamatkan keluarga dan juga Pram dari rasa malu mau tidak mau ia harus menyetujuinya. Namun Kenyataannya Rinai dan Pram, bagai makhluk dari dua kutub berbeda. Tumbuh di lingkungan dan pergaulan yang berbeda membuat keduanya sulit beradaptasi. Mampukah Pram mencintai dan menerima Rinai dengan tulus pada akhirnya? Disaat kepingan demi kepingan alur takdir seolah menuntun mereka berdua, dengan caranya yang unik. Untuk saling mencintai.
Buat Aku Lupa by jeyzxx
jeyzxx
  • WpView
    Reads 9,715
  • WpVote
    Votes 551
  • WpPart
    Parts 9
"Kenapa lo berhenti saat gue pun belum mulai?" ×××××× "Rasanya sakit, An." Sakit itu tiba-tiba meluap tanpa permisi. Membuka seluruh luka yang bahkan sembuh pun tidak. "Dan saat tau sama-sama punya rasa, tapi kenyataannya gak bisa bersama. Sakitnya lebih berasa." ××××××