sabila4's Reading List
2 stories
Antipole by nunizzy
nunizzy
  • WpView
    Reads 2,154,988
  • WpVote
    Votes 233,039
  • WpPart
    Parts 68
•Completed• Kita ada di kutub yang berbeda. Sekolah yang terkenal disiplin dan memiliki segudang prestasi bukan tidak mungkin memiliki murid yang nakal dan pembangkang. Luarnya memang begitu, tetapi dalamnya siapa yang tahu? Inara tidak terlalu mengenal Ragi, salah seorang murid pembangkang di SMA Integral. Sekolah yang dideskripsikan seperti paragraf di atas. Ragi adalah ketua dari komunitas terlarang yang anggotanya dirahasiakan. Komunitas itu bernama Blackpole. Di mata guru dan siswa SMA Integral, komunitas itu adalah komunitas perusak, dimana pelajar yang tergabung di dalamnya akan dijerumuskan pada gaya hidup yang negatif. Cabut dari kelas, merokok, balap liar, atau bahkan narkoba. Di sanalah Inara ditugaskan oleh gurunya. Gadis dengan track record sempurna yang merupakan salah satu pengurus OSIS itu diminta untuk memata-matai Blackpole sebagai langkah awal untuk membasmi komunitas itu. "Cewek boncel kayak lo ditugasin tugas berat kayak gitu? Nggak salah tuh, Bu Aminah?" begitu komentar salah seorang sahabatnya. "Yang gue peduliin sekarang, gimana caranya?" "Hm, lo harus masuk ke komunitas itu." Copyright © 2017 by nunizzy. #16 on Teen Fiction [22-7-17]
A Librarian's Diary by prohngs
prohngs
  • WpView
    Reads 577,862
  • WpVote
    Votes 53,834
  • WpPart
    Parts 25
#56 in Teen Fiction [25/05/16] [] Warning: Cerita ini belum diedit. Masih banyak kalimat tidak efektif, kata tidak baku, kesalahan tanda baca, dsb, dsb.... Kerusakan mata ditanggung sendiri ya wkwkwk --- Alasan mengapa aku tidak setuju menjadi penjaga perpustakaan keluargaku: 1. Aku masih enam belas tahun. 2. Yang berarti, aku masih remaja dan seharusnya menikmati masa mudaku. 3. Namun, waktuku malah dihabiskan untuk mencatat nomor-nomor buku perpustakaan keluargaku sendiri! 4. Sepulang sekolah aku tidak bisa nongkrong dengan sahabatku. (Bisa sih, tapi di perpustakaan, dan bagiku itu sama sekali bukan nongkrong.) 5. Ini pekerjaan yang sangat membosankan, omong-omong. Tapi, tahu yang paling parah? Aku harus membiasakan diriku menghadapi cowok paling datar sedunia!