dennisyavarendita's Reading List
3 stories
Unholy Matrimony (Ikatan Tak Suci) by xxinlove
xxinlove
  • WpView
    Reads 772,295
  • WpVote
    Votes 15,919
  • WpPart
    Parts 68
Tobias dan Talia benar-benar bertolak belakang, namun dilemparkan ke dalam perjodohan. Dapatkah mereka melalui kehidupan pernikahan di balik tragedi yang mengerikan? ***** Setelah dipaksa ke dalam perjodohan untuk penggabungan perusahaan, Talia dan Tobias terjebak hidup bersama sebagai suami dan istri. Meski keduanya tidak bahagia, tidak ada dari mereka yang mencoba memperbaiki keadaan. Tobias terlalu sibuk, dan Talia terlalu putus asa oleh kematian tragis mantan tunangannya, Jason. Tapi seiring berjalannya waktu dan mereka menghabiskan waktu bersama, ketertarikan yang tidak bisa dipungkiri muncul di antara mereka. Walau hal ini terjadi, Tobias tidak dapat melihat lebih daripada kecemburuannya atas Jason dan menerima Talia - dan Talia, menderita oleh rasa bersalah, tidak ingin melepaskan Jason. Apakah keduanya berjalan menuju sesuatu yang lebih baik - atau keduanya menuju sesuatu yang jauh lebih buruk?
Are You? Really? by InnayahPutri
InnayahPutri
  • WpView
    Reads 10,461,209
  • WpVote
    Votes 752,454
  • WpPart
    Parts 57
#06 TeenFiction (23 Januari 2017) Pemenang The Wattys 2016 kategori Cerita Luar Biasa. Kita adalah sama, mencintai dalam luka. Aku baik, namun dalam sudut yang tidak kasat mata, aku lebih dari terluka. Kamu baik, tapi dalam sisi yang tidak tersentuh, kamu menyimpan seribu tanya. Kita sama-sama berusaha mendobrak dinding satu sama lain, mengobati satu sama lain dan akhirnya jatuh cinta satu sama lain Namun kita sama-sama ragu, mengobati biasanya menimbulkan sakit yang lain. Malam ini aku bertanya pada angin; Benarkah dia orangnya? ©2016 by Innayah Putri
Revan & Reina by bellawrites
bellawrites
  • WpView
    Reads 8,954,167
  • WpVote
    Votes 168,792
  • WpPart
    Parts 16
[TELAH DITERBITKAN & DIFILMKAN] Pandangan Reina dan Revan beradu. Dan, hal pertama yang mampu gadis itu lakukan adalah memejamkan kedua matanya sambil menghirup udara sebanyak mungkin. Sementara ia menyusun kata demi kata untuk mengurai penjelasan, justru Revanlah yang pertama kali membuka mulut. Memecah keheningan yang janggal. Meski begitu, ekspresi Revan terlihat muram. "Gue ngerti kok, Na. Tanpa lo jelasin pun, gue bisa mengerti," Revan melempar pandangannya ke arah lain. "Karena itu satu-satunya hal yang mesti gue lakukan ketika dia kembali." Reina masih terdiam. Perasaannya teraduk-aduk. *** Sebab Revan percaya, hati yang terluka hanya perlu waktu untuk sembuh. Namun, bukankah rasa kerap berjalan beriringan dengan anomali? Kini, kebahagiaan pun masih bertumpu pada ketidakpastian.