FanggarezaFLuthfiyas's Reading List
2 stories
Unexpected Relationshit (TAMAT) by denands
denands
  • WpView
    Reads 1,145,606
  • WpVote
    Votes 21,137
  • WpPart
    Parts 9
Mataku mengerjap-erjap lalu mengibaskan pandangan kesekitar. Aku baru sadar kalau ternyata aku sudah berada di dalam apartemen tempat tinggalku. Tapi ... kenapa aku bisa sampai ke sini? Siapa yang membawaku hingga aku bisa tidur di sini? Seingatku, tadi malam aku sedang berada di bar dan bersenang-senang dengan minumal beralkohol. Tapi ... kenapa sekarang aku berada di sini? Belum sempat aku berpikir, tiba-tiba aku merasakan seseorang sedang menggeliat dibelakang punggungku. Terdengar dengkuran lirih dan napas hangatnya mengenai tengkukku bagian belakang. Membuat mataku langsung melebar ketika menyadari bahwa bukan hanya aku saja yang berada di atas ranjang ini. "Aaaaa!!!" Teriakanku langsung menggema keseluruh sudut ruangan ketika menyadari bahwa ada satu tangan yang merengkuhku dari belakang. Membuatku langsung meloncat, pergi begitu saja dari atas ranjang. Dan untuk yang kedua kalinya aku benar-benar kaget. Ternyata aku tidak menggunakan satu helai benangpun. Apa-apaan ini?!
Revan & Reina by bellawrites
bellawrites
  • WpView
    Reads 8,954,286
  • WpVote
    Votes 168,792
  • WpPart
    Parts 16
[TELAH DITERBITKAN & DIFILMKAN] Pandangan Reina dan Revan beradu. Dan, hal pertama yang mampu gadis itu lakukan adalah memejamkan kedua matanya sambil menghirup udara sebanyak mungkin. Sementara ia menyusun kata demi kata untuk mengurai penjelasan, justru Revanlah yang pertama kali membuka mulut. Memecah keheningan yang janggal. Meski begitu, ekspresi Revan terlihat muram. "Gue ngerti kok, Na. Tanpa lo jelasin pun, gue bisa mengerti," Revan melempar pandangannya ke arah lain. "Karena itu satu-satunya hal yang mesti gue lakukan ketika dia kembali." Reina masih terdiam. Perasaannya teraduk-aduk. *** Sebab Revan percaya, hati yang terluka hanya perlu waktu untuk sembuh. Namun, bukankah rasa kerap berjalan beriringan dengan anomali? Kini, kebahagiaan pun masih bertumpu pada ketidakpastian.