TommiPringadi
- Reads 2,717
- Votes 1,023
- Parts 7
Kedua bibir kami sangat dekat. Terlalu dekat.
Lelaki ini menyeret tubuhku hingga punggungnya sendiri menabrak tembok. Sepatuku berdecit, nyaris terpeleset di trotoar yang penuh salju.
Aku berontak, "Berhenti; atau kutampar kamu!"
"Silakan saja, rasa sakit yang bakal gue terima, adalah bukti kalau lo itu nyata."
Kalimat itulah yang kembali membawa kesadaran, kalau laki-laki ini adalah orang yang lima tahun lalu berteriak di Air Port 'ELENA GUE AKAN MENIKAHI LO. LIMA TAHUN LAGI!' dan sekarang adalah tahun kelima.
"Figo!"