Anglint
- Reads 75,098
- Votes 7,420
- Parts 31
Arelle Isola Pranadipatya rasa kisah hidupnya cukup klise, melakukan semuanya demi satu hal.
Bertahan hidup.
Bagi Arelle teman adalah suatu kemewahan di tengah dia harus menjalani hidup dengan melunasi hutang orang tuanya yang hampir lima milyar. Semua pekerjaan dia lakukan, termasuk menjadi buzzer.
Bukan buzzer politik, tapi menjadi sebuah buzzer novel dari penulis yang akhir-akhir ini downgrade, Sam Asra. Penulis best seller yang tiba-tiba buku terakhirnya penuh dengan hujatan. Setidaknya Sam adalah satu-satunya manusia yang masih menanyakan kabar Arelle.
"Sam, bukankah kau harus berhenti menulis? Buku terbarumu terlalu banyak yang membencinya."
"Oh! Itu karena belum versi final. Buku itu harus dibenahi lagi agar layak."
"Kalau belum layak kenapa terbit? Meskipun aku senang karena dibayar, tapi hampir setiap hari aku harus menjilat karyamu. Bukankah lebih baik benahi dulu baru terbit."
"Karena tugas membenahinya bukan bagianku."
Jawaban santai itu membuat Arelle sedikit kesal, apalagi Sam mengatakannya sambil berlalu. Bagaimana bisa ada penulis seperti itu?
Kasihan editornya kan!
Ponsel Arelle bergetar tanda ada pesan masuk, lebih tepatnya sebuah surel.
[Publisher@sam.asra.fic: OFFICIAL VOTE: Cerita Sam Asra Mana Favoritmu?]
"Apa ini?-"
"-Apa begini cara mereka membuat sebuah novel yang layak?"
Sebagai buzzer profesional Arelle membalas surel itu. Surel itu mungkin menjadi tempat Sam dan timnya mengumpulkan aspirasi dari para pembacanya untuk meningkatkan kualitas bukunya.
Apa pun itu, Arelle hanya berharap pada hadiahnya.
"Hadiah menarik? Aku harap itu uang."
.
.
.
Ting~
[publisher@sam.asra.fic: Selamat meninggalkan dunia ini 😊]
START: 16 OKTOBER 2025
FINISH: 6 JANUARI 2026
COVER: Pinterest+Canva
Diterbitkan 3 hari sekali secara manual. Kehabisan Kuota dan kelupaan mohon maklum.
Di Karyakarsa dah END [Tetetp up wattpad kok]