salsabilasalsanur's Reading List
5 Geschichten
(Curhatan) Penulis Amatir von itsfiyawn
itsfiyawn
  • WpView
    GELESEN 18,559
  • WpVote
    Stimmen 1,718
  • WpPart
    Teile 2
Apakah menulis hanya untuk dibaca? Dedicated for all Wattpad-ers
SENJANDARU von itsfiyawn
itsfiyawn
  • WpView
    GELESEN 33,583
  • WpVote
    Stimmen 3,369
  • WpPart
    Teile 4
Melalui senja, kukirimkan perasaan yang terlambat disampaikan. Supaya tidak ada lagi 'aku' yang lain di dunia ini. Sebuah cerita pendek dari itsfiyawn. 2017 | Fiatuzzahro
Ketua Kelas von Donatcklt
Donatcklt
  • WpView
    GELESEN 7,656,980
  • WpVote
    Stimmen 227,395
  • WpPart
    Teile 22
[CERITA INI SUDAH TERSEDIA DI TOKO BUKU] *** Semenjak kedatangan murid baru itu, hidup gue yang tenang menjadi gila dan banyak cobaan. Apa lagi hobinya yang suka ngelanggar peraturan membuat gue ikut terseret ke ruang BK untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang merugikan gue. Ditambah tiga anak gesrek di kelas sudah mulai berani melawan gue, gak cuma tiga tapi sekelas! Ini cobaan berat! --------- ©CopyRight2015 by Sang Ayu Gita
Humor Ngakak [Completed] von Runwalker
Runwalker
  • WpView
    GELESEN 974,776
  • WpVote
    Stimmen 45,415
  • WpPart
    Teile 40
Kumpulan humor yang semoga bikin ngakak beneran. Nb:copas dari whatsapp
3 SAHABAT von Indra250613
Indra250613
  • WpView
    GELESEN 2,542
  • WpVote
    Stimmen 71
  • WpPart
    Teile 3
Siang itu sungguh sangat terik. Tak ada awan yang menaungi ketiga santri yang tengah menjalani hukuman ‘jemur’ di tengah lapangan basket. Hukuman yang mereka dapati setelah kabur pada suatu malam ke sebuah bioskop di kota dekat pesantrennya. Ya, santri juga manusia, ingin merasakan kebebasan meski hanya sebentar saja. Ingin menikmati malam nan indah di tengah hingar bingar kota. Tetapi inilah konsekuensi yang harus mereka terima. Bukan hanya mereka, tetapi siapa pun yang mencoba keluar dari pesantren tanpa sepengetahuan kakak pengurus bagian keamanan maka seperti itulah hukumannya, dijemur di tengah lapangan, rambut di gunduli, dan digantungi kata-kata yang memalukan. Dan ketiga santri itu mau tak mau harus menerima dengan ikhlas segala hukuman itu. “Man, lihat Ustad Andi bawa gunting. Pasti kita mau dibotakin!” Ujar Edy sedikit ketakutan. “Baru dibotak. Itu sudah biasa!”Timpal Juna. “Sudah kelas lima, masak masih takut dibotak, Her?!” Kata Cipto enteng saja