atamika
(dari Jingga untuk Langit)
Bila saja Langit mengatakannya pada Jingga mungkin saja mereka berdua duduk disini menikmati senja; bersenda gurau berdua bersama menikmati tenggelamnya surya. Tapi takdir selalu membuat kita tertawa dengan air mata; sebecanda itukah semesta?.
Jingga harus pergi dan Langit tetap harus ada; bukankah itu senja?
Jingga dan Senja itu sama; mereka tak mampu digenggam erat oleh Langit Dan ini bukan salah siapa siapa, ini hanya hukum alam yang tak mampu ditentang oleh siapapun, termasuk mereka. Ini bukan kehendak siapapun termasuk saya. Ini adalah campur tangan yang Kuasa untuk menguji mereka semua.