UmmulHasanah8
.
.
.
Memantaskan
Adalah kata yang selalu jadi titik kelemahanku, disaat aku menemukan dia, sikapnya yang sopan membuatku luluh seketika. Tak ada pria yang aku temukan seperti dirinya, dengan caranya berbicara, bersikap membuatku jatuh untuk pertama kalinya, pertama kalinya bagiku jatuh tanpa dia yang harus berusaha mendekatiku. Yah aku jatuh hati pertama kali kepada dia.
Namun aku sadar, aku tidak pantas untuk jatuh hati kepadanya, aku wanita yang masih jauh dari kata baik dibandingkan dia pria paham agama yang membuat kata memantaskan sangat jauh untukku.
Setelah dua tahun, pencipta mempertemukanku kembali, aku mendapat notif darinya dan itu notif pertama setelah dua tahun "Humairah, masya Allah kita satu perguruan tinggi"
Kami satu perguruan tinggi!..
Kami satu perguruan tinggi, mengetahui itu setetes bulir mengalir, betapa terkejut dan bahagianya diriku lalu tanyaku kembali
Pantaskah aku membangun rasa itu kembali?