Mar_SAf4
Memiliki seseorang dengan wajah yang sangat mirip dengan kita tidak selamanya menguntungkan. Selain selalu disamakan atau dibandingkan. Terkadang kita harus berpura-pura menjadi mereka.
Itulah yang dirasakan oleh Naizylla, dulu waktu masih kecil ia senang karena memiliki saudara kembar yang dapat menggantikan posisinya, atau memakai sesuatu yang sama. Namun semua terasa tidak sama lagi ketika mereka tumbuh dewasa.
Zylla- begitu ia biasa disapa- mulai merasa tak terlihat dan terabaikan karena selalu dibanding-bandingkan dengan kembarannya yang lebih tua lima menit darinya. Bahkan, Zylla harus rela melupakan perasaannya pada lelaki yang ia sukai, karena ternyata saudari kembarnya juga menyukai pria yang sama.
Sementara itu, Devan Januarga dihadapkan dengan sebuah dilema, ia bertemu dengan sosok gadis yang tidak sengaja kepalanya dihantam bola yang ia tendang saat sedang berlatih. Namun alih-alih gadis itu akan meledak seperti di kampus. Gadis yang ia tolong di toko buku lebih tenang dan tutur katanya yang lembut. Dari cara berpakaian pun sangat kontras.
Lalu bagaimana kelanjutan kisah mereka. Ketika dua wajah yang sama namun punya satu rasa yang sama pada satu lelaki?
Catatan penulis:
(Cerita ini mengalami perubahan pada nama karakter dan setting, karena satu dan hal lainnya, aku merasa tidak dapat feel lagi kalau dilanjutkan dengan nama dan visualisasi dari cerita awal. Tapi jangan khawatir alur dan inti ceritanya akan diusahakan tetap sama.)
Ps: cerita ini murni fiktif belaka, lahir dari ide dan imajinasi sendiri. Kalau ada kesamaan nama tokoh, tempat atau alur cerita hal itu adalah unsur ketidaksengajaan. Terima kasih dan selamat membaca!🙏💙
(Cover by me, ilustrasi dari pinterest)