shintakurnia22's Reading List
3 stories
Kevin Aldebaran by lallyta_xx
lallyta_xx
  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
Kevin Aldebaran. Siapa yang tak mengenal seorang Kevin Aldebaran? Kapten basket SMA Mackenzie sekaligus most wanted sekolah. Ia dikenal sebagai murid yang tampan, pintar, dan kaya raya. Namun, ia memiliki sifat yang membuat beberapa orang tak berani dengannya. Bagaimana tidak, ia sangat cuek dengan berbagai hal disekitarnya. Tak hanya itu, ia juga hobi membuat berbagai masalah. Namun siapa sangka dibalik semua sifatnya itu, ia menyimpan luka. Angelica Valerie. Seorang gadis polos nan lugu berusia 16 tahun yang berasal dari keluarga sederhana. Karena prestasinya ia berhasil mendapatkan beasiswa di salah satu SMA favorit di Jakarta, yaitu SMA Mackenzie. Namun lagi-lagi dibalik sifat periangnya itu, ia juga menyimpan luka. Bagaimana jadinya jika dua orang yang menyimpan luka di masa lalu harus dipertemukan? Bagaimana pula jika dua orang yang mempunyai sifat yang bertolak belakang harus berurusan? Penasaran dengan kelanjutan kisah mereka? yuk guys dibaca!✨
Please stop bully him! by Nachii73
Nachii73
  • WpView
    Reads 6,857
  • WpVote
    Votes 392
  • WpPart
    Parts 16
Yuto Nakajima, anak dari pendiri Yayasan Hikari. Tingkahnya arogan dan semena-mena memperlakukan murid-murid SMA Hikari. Yamada Ryosuke, siswa pindahan baru. Tampan dan tak banyak bicara. Sejak hari pertamanya di SMA Hikari, sudah jadi target gencetan Yuto. Haruna, benar-benar tak tahan lagi melihat tingkah sahabat lamanya seperti itu. Yuto yg dulu selalu tersenyum dan hangat bagaikan mentari. Tingkahnya yang konyol selalu membuatnya tertawa. Tapi sejak kematian Haruka, semuanya berubah raganya masih hidup. Namun hatinya menjelma menjadi iblis tak berperasaan.
LOVE IS LOVE by winstories_
winstories_
  • WpView
    Reads 16,044,792
  • WpVote
    Votes 104,367
  • WpPart
    Parts 22
"Gue gak tau lagi harus ngajarin lo kayak gimana. Gue capek tau gak. Lo itu begonya udah akut," kata Ali sambil mengacak rambutnya frustasi. PLAKKKK! satu tamparan keras tepat bersarang di pipinya yang membuat dia meringis. "Lo gak berhak ngejudge gue kayak gitu. Gue gak pernah mohon-mohon ke lo buat ngajarin gue," suara itu terdengar bergetar. Prilly berusaha menahan tangisnya agar tak pecah. laki-laki di hadapannya ini benar-benar membuat kesabarannya habis. Andai saja ia tahu apa yang sebenarnya terjadi, pasti dia akan berfikir beribu kali untuk mengucapkan kata-kata itu kepadanya. Namun untuk apa Prilly menjelaskan. si jenius ini tidak akan perduli.