Akuu
44 stories
Anggrek api dan Mata ketiga by Calamummeum
Calamummeum
  • WpView
    Reads 1,316,505
  • WpVote
    Votes 157,095
  • WpPart
    Parts 45
Dendam kesumat membara di dadanya. Bagai api yang berkobar tak tahu arah, melalap segala hal yang lewat tanpa kecuali, si anggrek api berjalan menyusuri setiap jengkal tempat dan orang-orang yang konon katanya menjadi penyebab keluarganya hancur sedemikian rupa. Kakaknya telah dibunuh. Ayahnya mati selepas perusahaan mereka di curi. Ibunya kabur-kaburan di kejar gengsi yang tak lagi dapat tercukupi. Seluruh harta dan kejayaan Sutedja raib begitu saja. Meninggalkan gelak-gelak tawa dari setiap manusia kala mendengar nama mereka iseng disebut dalam suatu pesta. Penghinaan itu teramat besar bagi nama besar Sutedja yang dulu berselimut puji dan puja. Dintara reruntuhan keluarga yang telah lebur itu, hanya bersisa Jena seorang ; yang siap melakukan segala cara untuk membalas setiap titik kesengsaraan dari mendiang orang-orang yang ia sayang. Target utamanya ; si mata ketiga dari sebuah keluarga paling elit dalam negeri. Anthariksa Dirgatama Prambudi. Bagaimanapun caranya, lelaki itu harus hancur atau mati. Di tangannya. WARNING❗️ Part tidak lengkap. Bagian 43-54 (ending) sudah pindah ke karyakarsa. Silahkan membaca yang masih tersedia. Terimakasih banyak.
Do you remember your first cup of coffee? by Calamummeum
Calamummeum
  • WpView
    Reads 1,787,955
  • WpVote
    Votes 166,689
  • WpPart
    Parts 57
[SELESAI] "Lo ngomong langsung ke dia?" Medhya mengangguk mantap. "Bilang kalau lo suka sama dia?" Ia mengangguk lagi. "Yang lo maksud itu, Ginan Satyatama yang ada dipikiran gue, kan?" Medhya menyerngit. "Memang, ada berapa Ginan Satyatama di kantor kamu?" Gadis itu balik bertanya. "Ya ... satu, sih." Sang teman garuk-garuk kepala. "Maksud gue. Elo ini ..." ia mengangkat telunjuk kearah pelipis, memutar-mutarnya dengan perlahan. "... sinting?" Medhya menggeleng santai. "Aku waras. Seenggaknya, sampai detik ini, masih." Sang teman menghela napas panjang. "Pantesan tiap papasan, dia selalu ngelihat gue kayak ngelihat tai kucing. Ternyata ini semua gara-gara elo." Medhya nyengir. "Terus gimana lagi sekarang?" Adinda bertanya lagi. Ia mendekat pada Medhya yang kini bersandar di kursi ruang tengah kontrakan. "Nyerah?" Medhya langsung menoleh. "Mana mungkin," ujarnya pendek, senyum-senyum. "Dia nggak nolak aku. Kenapa aku harus menyerah?" Betul. Ginan Satyatama tak pernah menolaknya. Saat mendengar pengakuannya, lelaki itu hanya menatapnya datar, lalu mengatakan beberapa kalimat yang tidak mengandung sedikitpun penolakan. Itu artinya, kesempatan Medhya masih terbuka lebar. Masih banyak hari yang tersedia untuk menyatakan kembali perasaannya pada Ginan Satyatama. Jadi, bagaimana bisa Medhya menyerah kalau kisah mereka bahkan belum dimulai sama sekali?
(Don't) Play With Fire by Imsazy
Imsazy
  • WpView
    Reads 612,936
  • WpVote
    Votes 46,136
  • WpPart
    Parts 56
Di hari pernikahan sang mantan kekasih, rumor buruk tentang hubungan mereka beredar terlalu jauh sampai Kylandra Harjanta membuat keputusan implusif dengan melibatkan Keelan-aktor ternama yang dikenal sebagai buaya darat paling berbahaya-ke dalam skenario yang ia buat. Dengan kemampuan akting yang luar biasa, Keelan mampu membuat orang-orang percaya jikalau Kylandra bukan lah gadis malang yang dicampakkan mantan kekasih. Namun setelah hubungannya dengan Keelan menjadi topik panas di kalangan para konglomerat. Kylandra begitu saja menghilang, meninggalkan Keelan yang diserbu pertanyaan tentang kedekatannya dengan gadis itu. Keelan sedikit merasa dibohongi sebab mereka telah membuat kesepakatan. Gadis itu pergi tanpa meninggalkan pesan apa-apa padanya. Sampai akhirnya Keelan melihat gadis itu lagi, dan Keelan bersumpah tidak akan melepaskan pandangannya lagi dari Kylandra.
XOXO, Love You Later [TAMAT] by leefe_
leefe_
  • WpView
    Reads 1,856,932
  • WpVote
    Votes 143,311
  • WpPart
    Parts 55
Zaviya punya satu dosa: menjadikan cinta pertamanya sebagai bahan taruhan. Dia kira waktu akan menebus kesalahannya. Dia kira luka bisa menguap begitu saja. Namun, ketika lelaki itu kembali dalam versi yang lebih dingin, tajam, dan mematikan, Zaviya sadar balas dendam bisa jadi lebih kejam daripada cinta yang dia hancurkan. Kini, taruhannya bukan lagi sekadar hati. Tapi seluruh hidupnya. © 𝗮 𝗰𝗼𝗺𝗶𝗻𝗴 𝗼𝗳 𝗮𝗴𝗲 𝘀𝘁𝗼𝗿𝘆
Madu In Training by Mommiexyz
Mommiexyz
  • WpView
    Reads 1,807,737
  • WpVote
    Votes 278,132
  • WpPart
    Parts 76
Daisy Jenar Kinasih vs Krisna Jatu Janardana
imperfect. by happyandrich
happyandrich
  • WpView
    Reads 148,910
  • WpVote
    Votes 14,319
  • WpPart
    Parts 14
[21+] [sequel of Jeff Please] "when you said you looked a mess, i whispered underneath my breath but you heard it, darling, you look perfect tonight." 16/11/21 - 12/04/22
PACARNYA BOO (Sudah Terbit) by abellstr25
abellstr25
  • WpView
    Reads 9,924,473
  • WpVote
    Votes 836,553
  • WpPart
    Parts 65
Satu hari sebelum mawar putih layu dia pernah berkata, "Jangan takut kehilangan. Karena sejatinya hidup adalah tentang kembalinya ke pelukan Tuhan." Saffiyah adalah gadis yang menduduki peringkat akhir di sekolah hal itu membuat Saffiyah mendapatkan perlakuan kasar dari sang Papa. Disatu sisi dia juga bahagia bisa menjadi pacar dari cowok paling pintar di sekolah. "Boo?" "Ya." "Saat aku udah nggak kuat untuk bertahan. Aku mau kamu tetap jadi Boo yang aku kenal. Jangan pernah berubah dan jangan pernah menyepelekan hal kecil yang membuat kamu kehilangan. Karena kamu nggak tahu kalau hal kecil yang kamu abaikan bisa menjadi penyesalan kamu." "Saf?" "Boo, aku udah nggak kuat. Sakit banget rasanya."
Paper Hearts (SELESAI) by indahmuladiatin
indahmuladiatin
  • WpView
    Reads 1,235,675
  • WpVote
    Votes 124,339
  • WpPart
    Parts 36
SELESAI Sequel High Shool Hits List "Pesawat, berhasil membawaku pergi, dari satu tempat ke tempat yang baru. Tapi gagal membuatku pergi meninggalkan kenangan-kenanganku dengan dia." Jingga Kiara ---- "Burung besi itu membawa dia pergi. Meninggalkan banyak pertanyaan. Menyisakan kekecewaan." Adimas Mahawira
Let's Be Together (selesai) by pulpenabu
pulpenabu
  • WpView
    Reads 5,392,003
  • WpVote
    Votes 480,356
  • WpPart
    Parts 37
Nayara Swastika punya hidup yang sempurna; menjadi model ternama, bergelimang harta, tak lupa paras cantik yang membuat siapapun terpesona. Namun, dirinya malah memilih meninggalkan karir modelingnya dan membangun sebuah kafe yang namanya langsung melesat tinggi beberapa waktu kemudian. Semuanya hasil jerih payahnya yang sudah bekerja keras dan sifat perfeksionis yang dimilikinya. Bukan hanya perfeksionis di bidang pekerjaan, hal itu juga terjadi ketika dirinya memilih pasangan. Hingga di umurnya kini, dirinya masih saja sendiri. Toh baginya, memiliki seseorang seperti Agam Djatiharsono sebagai sahabatnya yang multifungsi membuatnya merasa cukup dan tak membutuhkan lelaki lain lagi. Meski lelaki itu pendiam dan tak banyak bicara. Dan demi membuat Agam selalu berada di sampingnya, Naya akan melakukan apapun. Seperti membatalkan kencan buta yang disiapkan oleh mama sahabatnya itu, bahkan dengan nekat dirinya akan membuat perempuan-perempuan itu mundur teratur, atau bahkan ilfil pada Agam. "Mas Agam, aku hamil," ujarnya seraya mengusap air mata palsunya. Agam menghela napasnya lelah sambil memijit pelipisnya yang tiba-tiba pusing. ... Cover by me.
Garis Singgung by niallgina
niallgina
  • WpView
    Reads 5,588,517
  • WpVote
    Votes 394,953
  • WpPart
    Parts 27
Orang-orang mengatakan, jika kamu menyukai seseorang, maka perasaan itu hanya bertahan selama 4 bulan. Lebih dari itu, artinya kamu mencintainya. Awalnya Andina hanya menjadikan anak lelaki itu sebagai pelampiasan move on saat SMP, tetapi ia tak tahu bahwa perasaan cinta monyet masa pubertas itu nyatanya dapat berubah semakin dalam dan bertahan lebih lama dari yang ia kira. 3 tahun? 6 tahun? 9 tahun Andina mengagumi dalam diam! Dan seperti garis yang bersinggungan, takdir seolah selalu membawa Andina kembali padanya. [Revised and abridged version is available on Gwp.id (username: niallgina)] Story by: Niallgina Cover illustration belongs to AlinaShapran on Dribbble (not mine). Yang plagiat akan ketahuan, siapapun kamu.