f a v o u r i te
2 stories
ST [1] - (Fat)e by wulanfadi
wulanfadi
  • WpView
    Reads 3,808,795
  • WpVote
    Votes 272,680
  • WpPart
    Parts 38
Disclaimer: Cerita ini adalah cerita amatir yang memiliki banyak kekurangan. Harap dibaca dengan bijak :) --- Sisterhood-Tale [1] : Taylor Hana Anderson Setiap perempuan selalu menjadi putri yang menunggu pangeran sejatinya datang. Taylor percaya kata-kata itu, kata-kata yang Mama ucapkan disaat dia berumur enam tahun. Dia yakin, pangerannya akan datang dengan mengendarai kuda poni berwarna putih dan membawa cincin pernikahan. Bodoh. Tentu saja itu imajinasi masa kecilnya. Di Jakarta, tak mungkin ada cowok memakai baju pernikahan. Apalagi mengendarai kuda. Namun, perkataan Mama ternyata benar. Meski bukan dalam artian sesungguhnya. Contohnya saja hidup Taylor. "Aku selalu menunggu kamu untuk melihatku. Kamu yang tidak pernah melihatku. Dia yang selalu menungguku. Kami terus saja berputar dalam satu lingkaran dan tak pernah bersinggungan. Kami selalu-dan tanpa sadar-bermain mengejar dan menangkap. Kami sama-sama tidak mengatakan sesuatu untuk meluruskan semuanya. Dan akhirnya, kami berbenturan dalam lingkaran tersebut." Copyright © 2013 by wulanfadi
Antipole by nunizzy
nunizzy
  • WpView
    Reads 2,154,814
  • WpVote
    Votes 233,034
  • WpPart
    Parts 68
•Completed• Kita ada di kutub yang berbeda. Sekolah yang terkenal disiplin dan memiliki segudang prestasi bukan tidak mungkin memiliki murid yang nakal dan pembangkang. Luarnya memang begitu, tetapi dalamnya siapa yang tahu? Inara tidak terlalu mengenal Ragi, salah seorang murid pembangkang di SMA Integral. Sekolah yang dideskripsikan seperti paragraf di atas. Ragi adalah ketua dari komunitas terlarang yang anggotanya dirahasiakan. Komunitas itu bernama Blackpole. Di mata guru dan siswa SMA Integral, komunitas itu adalah komunitas perusak, dimana pelajar yang tergabung di dalamnya akan dijerumuskan pada gaya hidup yang negatif. Cabut dari kelas, merokok, balap liar, atau bahkan narkoba. Di sanalah Inara ditugaskan oleh gurunya. Gadis dengan track record sempurna yang merupakan salah satu pengurus OSIS itu diminta untuk memata-matai Blackpole sebagai langkah awal untuk membasmi komunitas itu. "Cewek boncel kayak lo ditugasin tugas berat kayak gitu? Nggak salah tuh, Bu Aminah?" begitu komentar salah seorang sahabatnya. "Yang gue peduliin sekarang, gimana caranya?" "Hm, lo harus masuk ke komunitas itu." Copyright © 2017 by nunizzy. #16 on Teen Fiction [22-7-17]