shellare
- Reads 1,016
- Votes 116
- Parts 7
" Kalau cinta itu api, aku rela menjadi air. Agar kita bisa mati bersama di dalamnya. "
- Ucap Rey kepada Kay pada sore itu.
Hari dimana ia terjatuh. Luka yang Kay ciptakan cukup sempurna hingga tertinggal disana.
" Tak peduli seberapa jauh kamu berlari. Jika hatiku memilihmu, ya berarti hanya kamu. Dan jangan membantah. "
- Ucap Kay pada Varrel dalam diam. Dengan serpihan hati yang tersisa sejak hari itu mereka berpisah.
" Kamu, titipan Tuhan yang tidak pernah kusangka akan menjadi bagian tersendiri dari kisah klasik di hidupku. Tak peduli seberapa konyolnya awal pertemuan kita, jika pada akhirnya aku akan jatuh hati kepadamu. "
- Tulis Karra untuk Dira, dalam senja.
" Ketidakmungkinan yang menjadi nyata. Itu kamu, Rey. "
- Batin Karra saat Rey mulai menjauhinya.
Kalian hanya perlu mengerti satu hal.
Bahwa hati, tidak akan pernah bisa dipaksakan.