zhanglicious's Reading List
4 historias
Ini Serius? [Complete] por JulieHasjiem
JulieHasjiem
  • WpView
    LECTURAS 1,468,243
  • WpVote
    Votos 51,853
  • WpPart
    Partes 10
[ Edisi PLATFORM ONLINE ] Apa enaknya jadi pemain cadangan? Biasanya tak terlihat, eh mendadak diperlukan banyak orang. Sumpah. Gak enak!
... por pramyths
pramyths
  • WpView
    LECTURAS 1,139,631
  • WpVote
    Votos 159,401
  • WpPart
    Partes 29
Hole por miss_yaz
miss_yaz
  • WpView
    LECTURAS 2,956,744
  • WpVote
    Votos 15,765
  • WpPart
    Partes 2
[18+] Ketika Randina Masayu Balbeit di terima bekerja di hotel Whindama, ia tanpa sengaja bertemu dengan masa lalunya. Rahasia harus ia simpan demi seseorang yang berharga dalam hidupnya.
Someday por genitest
genitest
  • WpView
    LECTURAS 975,721
  • WpVote
    Votos 56,313
  • WpPart
    Partes 55
[SUDAH TERSEDIA DI TOKO BUKU] Samantha menjalani hidupnya bagai di negeri dongeng. Ia menikah dengan teman sekolahnya, William, dan hidup bahagia meski tidak dikaruniai anak. Dunianya serasa runtuh saat sang suami divonis mengidap kanker mematikan, yang mengharuskan William untuk segera memperoleh keturunan sebelum terlambat. William tak mampu. Dan hanya ada satu cara untuk mewujudkannya. "Apa yang kamu minta dariku, adalah mustahil." Bisik Samantha ketakutan. "Sam...hanya ini satu-satunya cara. Wasiat Ayahku sudah jelas. Perusahaan yang ia tinggalkan ini, semua kerja keras yang kubangun dari puing-puing sejak Ayah meninggal ini, hanya akan jatuh padaku, anak-anakku, atau Hansel sepupuku. Kita sama-sama tahu bagaimana bajingannya sepupuku itu." "Dengan segala hormat, Liam, dia sama bajingannya dengan Kakakmu--yang kamu minta untuk menghamili aku." "Sam..." William menunduk penuh rasa bersalah. Namun tak sedikit pun ia mengurungkan niatnya. "Aku tidak akan memintamu melakukan ini kalau saja aku punya pilihan lain. Kakakku, adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan aku. Kami sedarah dan setelah semuanya usai, anak itu akan menjadi milik kita, darah daging kita, hak waris kita yang sah. Tidak akan ada yang tahu soal ini selain kita bertiga." "Aku yakin bajingan itu tidak akan setuju dengan ide sintingmu." Liam tersenyum tipis. "Namanya Ralf. Dan dia tidak sepenuhnya bajingan. Lagipula, Sam, keputusan ini mutlak ada di tanganmu." ***