humaniora.
9 stories
Bayi Para Nepotis oleh havelunch
havelunch
  • WpView
    Membaca 22,560
  • WpVote
    Suara 4,112
  • WpPart
    Bagian 3
Apalagi yang perlu saya cari di luar ketika lantai rumah saya sudah menumbuhkan bermacam-macam cara untuk bertahan hidup? Apalagi yang perlu saya cari di luar ketika atap rumah saya sudah lebih dari sekadar melindungi dari hujan? Serta apalagi yang perlu saya cari di luar ketika jendela-jendela rumah saya disuguhkan untuk memandikan mata saya dari penatnya rutinitas? ©2017
Tuan Dalam Diri oleh nona-hujan
nona-hujan
  • WpView
    Membaca 98,552
  • WpVote
    Suara 11,718
  • WpPart
    Bagian 16
[disarankan untuk menggunakan latar belakang berwarna hitam dan tipe huruf monospace ukuran minimal] puisi: n.h gambar: weheartit.
Imperium: Obrolan Pukul Sepuluh oleh havelunch
havelunch
  • WpView
    Membaca 5,942
  • WpVote
    Suara 788
  • WpPart
    Bagian 2
[Kumpulan Esai] Saya tinggalkan pekerjaan rant sejenak, biarkan saya mencoba menjadi kerdil H. B. Jassin, menulis esai-esai dan mengaduk-aduk apa pun yang saya temui. ©2017
Aku dan Kata ✓ oleh hidrolisis
hidrolisis
  • WpView
    Membaca 58,664
  • WpVote
    Suara 3,933
  • WpPart
    Bagian 42
❝ Hanya sebaris aksara yang tak perlu kaubaca. ❞ highest rank #92 Puisi
Gadis yang Membutuhkan Payung ✓ oleh hidrolisis
hidrolisis
  • WpView
    Membaca 3,385
  • WpVote
    Suara 558
  • WpPart
    Bagian 1
❝ Tidak ada tempat dengan sebutan rumah di dunia ini, bagi Rimbi. ❞ ©hidrolisis | 2018
Bocah Renta oleh havelunch
havelunch
  • WpView
    Membaca 8,064
  • WpVote
    Suara 1,878
  • WpPart
    Bagian 1
satu yang berubah: bocah itu pulang dengan punggung anak-anaknya.
Manusia di Balik Kaca Jendela oleh havelunch
havelunch
  • WpView
    Membaca 57,993
  • WpVote
    Suara 10,967
  • WpPart
    Bagian 7
Tahu kau hal apa yang paling tidak adil di dunia ini? Ya, itu dia. Tuhan menulis naskah komedi. Setiap orang adalah pemeran utama bagi dunianya sendiri: meronta, membuat orang lain tertawa. [KUMPULAN CERPEN] ©2017
Gadis Lima Sore oleh havelunch
havelunch
  • WpView
    Membaca 15,395
  • WpVote
    Suara 2,849
  • WpPart
    Bagian 1
Setahuku tentang pukul lima sore adalah waktu di mana gerai-gerai kudapan mulai menutup tirainya; anak-anak mulai menggulung tali layang-layang mereka; serta aku, dengan keharusan mengantarkan gadis itu pulang tepat waktu. ©2016
Anomali di Negeri Ini ✓ oleh hidrolisis
hidrolisis
  • WpView
    Membaca 6,012
  • WpVote
    Suara 1,179
  • WpPart
    Bagian 1
Mereka yang memilih hidup di bawah realita kemanusiaan. Mereka yang memilih bertahan tanpa pernah tahu arti kebahagiaan. Biar kutunjukan padamu sebuah anomali, Anomali di negeri ini. ©auvanium | 2017