rahmafitriyanti21's Reading List
4 stories
Jingga Memang Untuk Matahari (Fanfiction Jingga dan Senja Series) oleh annatriana_anna
annatriana_anna
  • WpView
    Membaca 119,688
  • WpVote
    Suara 5,808
  • WpPart
    Bagian 27
Fanfiction dari novel bestseller Jingga dan Senja Series by Esti Kinasih. Tentang seorang cewek yang penuh dengan nuansa matahari dan seorang cowok yang justru menyimpan luka di balik semarak jingga. Read the story and I bet you won't regret to know Ari dan Tari, sekali lagi. NOTE: * "Yah.... Tapi aku belum pernah baca novel Jingga dan Senja!" ---> Believe me, you don't have to worry at all. Saya jamin kamu nggak bakal bingung baca cerita ini karena saya memberi penjelasan di dalamnya. Buat yang sudah pernah membaca seri JDS, selamat bernostalgia!
Berjuang Sendirian oleh hosaopalia
hosaopalia
  • WpView
    Membaca 81,596
  • WpVote
    Suara 2,413
  • WpPart
    Bagian 14
Aku memperjuangkanmu, tapi kamu memperjuangkan dia. Kalau suka vote boleh lah ya:) thanks for reading.
Dilema oleh toxicirwin
toxicirwin
  • WpView
    Membaca 2,519,186
  • WpVote
    Suara 83,556
  • WpPart
    Bagian 72
Hidup itu penuh kesedihan dan kesenangan, tapi hidup gue kayaknya gaada diantara kedua itu. Di masa SMA gue ini, gue pikir hidup gue bakal biasa kayak kehidupan SMP gue. Tapi, takdir mengatakan lain. Gue ketemu first love yang akhirnya mengenal gue dan gue juga ketemu cowok yang gue idamkan dari dulu. Gak habis pikir hidup gue kenapa jadi gini? highest rank: #1 Humor 31 January 2015, #15 Teenfic 5th November 2014 Copyright © Toxicirwin and Danylan 2013 All rights reserved Completed - 3 Desember 2017 -
HUJAN DAN KITA oleh Winams
Winams
  • WpView
    Membaca 124,960
  • WpVote
    Suara 1,134
  • WpPart
    Bagian 12
"To: Wisnu aksara Orang bilang benci bukan benar2 benci, tapi melainkan cinta yg sebenarnya, tuhan telah menurun kan Hujan bersamaan dengan kehadiran mu yg tak sengaja, aku menemukan kembali cinta dan mimpi ku yg baru, aku ingin setiap hari Hujan, agar tetap bersama mu lebih lama, dan tangisku seakan tidak tertera dipipi ku, agar tidak perlu lagi kau sulit menghapusnya karna Hujan mu sudah memalsukan airmata, aku ingin kau tau cinta adalah saat aku geram kepadamu, cinta adalah saat aku marah dan menaruh kekesalan didalamnya, dan sekali lagi maaf.. aku terlambat membalas cinta yg tanpa amarah didalam dirimu, dan cinta yg hanya aku rasakan adalah pada saat Hujan mu turun, Karna aku hidup didalam ragamu, Hujan punya alasan untuk kita bertemu. Love : Wiyuna." surat terakhir untuk Wisnu yg ia tulis di atas meja belajarnya dalam suasana haru menyelimuti hati Yuna