wannablestay1it's Daftar bacaan
4 stories
MELATI [SUDAH TERBIT] by ladychaca14
ladychaca14
  • WpView
    Reads 449,879
  • WpVote
    Votes 39,954
  • WpPart
    Parts 20
Walaupun hidup 1000 tahun kalau tak berguna, apa gunanya.
Pelet Online [SUDAH pernah TERBIT]  by user69540117
user69540117
  • WpView
    Reads 3,845,400
  • WpVote
    Votes 324,125
  • WpPart
    Parts 34
GENRE : FANTASI / HUMOR [Story 8] Psstt ~ masih cerita pernikahan. SINOPSIS Kata orang " Cinta di tolak, dukun bertindak" OK sip! Udah bertaun-taun suka sama doi tapi malah bertepuk sebelah tangan? Biar mbah dukun yang turun tangan. Salmonella, biasa di panggil Salmon si bakteri. Gadis awut-awutan yang cintanya selalu bertepuk sebelah tangan. Ketika cinta di tolak, dukun nyari rejeki. Salmon nekat coba-coba pelet Online. " Gue pikir setelah ikut pelet ONLINE gitu, doi bakal klepek-klepek. " - Narasumber yang suaranya di samarkan. Tapi bagaimana jika ilmu pelet itu salah sasaran? Bukan DOI yang kena, eh malah DIA! Iya, dia! Cowok paling pelit sekampus. Pelit ngomong, pelit senyum, pelit nomor WA, dan yang paling penting dia PELIT BUKA HATINYA. " Mending gue perawan tua kalo ujungnya bakal kawin sama tuh cowok pelit! "
Athala [OG VERSION] by maharaniii_
maharaniii_
  • WpView
    Reads 8,899,280
  • WpVote
    Votes 537,599
  • WpPart
    Parts 47
#1 In Teen Fiction (22/01/2017) "Kenapa ya dari sekian banyak cewek di sekolah kita, harus banget yang gue tabrak itu si siapa tuh namanya?" Kavi memalingkan pandangannya dari atap kamar ke arah tiga temannya bergantian. "Athala," sahut Deny. "Iya siapa kek. Harus banget dia? Kayaknya sial mulu idup gue?" Kavi melempar handuknya ke atas tempat tidur. "Apa gue potong rambut aja kali ya?" "Lah? Apaan sih lo gila?" Divin yang sedang PS, reflek menghentikan permainannya. "Apa hubungannya Athala sama potong rambut?" "Yaa buang sial gitu maksud gue," "Si bahlul." Reno sontak tertawa. "Jadi menurut lo si Athala itu kesialan?" "Iyalah jelas. Sehari nganter dia aja gue udah males banget. Tau gitu gue tolak mentah-mentah." Kavi menghela nafasnya kasar. "Najis. Mana ada sih orang yang abis dianterin pulang ga ngucapin 'makasih' atau apa kek gitu. Ini mah apaan? Boro-boro ngomong makasih, senyum ke gue juga enggak. Ada ya? Cewek judes mampus kayak dia? Amit-amit."
Aksara by shineesun
shineesun
  • WpView
    Reads 46,286
  • WpVote
    Votes 1,178
  • WpPart
    Parts 29
Bukan sajak, tapi terkadang seperti sajak