Alkaton
Dia memilih pergi dari kampung halamannya demi ambisi menjadi serdadu KNIL. Kemudian ia kembali bersama malapetaka yang datang ke Celebes Selatan, kampung halamannya sendiri. Inilah kisah yang mencoba menghadirkan deskripsi kekejaman pembantaian masyarakat Sulawesi Selatan yang dilakukan oleh serdadu Belanda pimpinan Kapten Raymond Westerling pada tahun 1946-1947.