allishasfa's Reading List
4 mga kuwento
Tulisan Ghani (SELESAI) ni radinazkia
radinazkia
  • WpView
    MGA BUMASA 554,951
  • WpVote
    Mga Boto 87,213
  • WpPart
    Mga Parte 35
Ketika pertama kali mengenal Zita, Ghani melihat perempuan itu tak lebih dari sekedar murid biasa. Matanya, senyumnya, cara ia bicara, suaranya, gelak tawanya, gerak-gerik tubuhnya, tidak ada yang spesial. Namun, di tahun kedua sekolah, perlahan-lahan semuanya berubah. Ghani melihat ada yang berbeda. Zita bukan lagi murid biasa seperti yang selama ini tertanam di benaknya. Zita lain. Sesuatu dalam diri perempuan itu membuat Ghani jadi ingin lebih tahu, lebih kenal, lebih dari semua orang yang pernah ada dalam hidup Zita. Saat Ghani mengambil satu langkah lebih dekat dengan perempuan itu, tiba-tiba saja Zita berhenti bergerak. Dinding yang tinggi tiba-tiba hadir dan membuat Ghani bertanya-tanya. Setelah mengalami itu, Ghani sadar bahwa keadaan Zita adalah yang paling penting. Ghani mulai belajar bahwa menyayangi seseorang bukanlah lagi masalah memiliki atau tidak. Apa yang Ghani inginkan adalah Zita bahagia. Dari perempuan itu, Ghani mulai mengerti arti dari ketulusan. ================================================================ © 2023 Radin Azkia
... ni radinazkia
radinazkia
  • WpView
    MGA BUMASA 1,061,710
  • WpVote
    Mga Boto 130,846
  • WpPart
    Mga Parte 22
... ni radinazkia
radinazkia
  • WpView
    MGA BUMASA 10,238,022
  • WpVote
    Mga Boto 99,223
  • WpPart
    Mga Parte 9
Another Time To Heal (DIBUKUKAN) ni radinazkia
radinazkia
  • WpView
    MGA BUMASA 579,768
  • WpVote
    Mga Boto 6,257
  • WpPart
    Mga Parte 4
Ini bukan sebuah pertemuan. Ini Norikha mengucapkan salam perpisahan. "Gue harus pindah ke Bandung, Van." "Nggak apa-apa, kan masih bisa telepon." Evan mengeratkan genggamannya, mengelus punggung tangan Norikha dengan ibu jarinya. "Kalau liburan, gue bisa ke sana. Bandung nggak jauh." Evan mendekat, dadanya sesak, paru-parunya terimpit, kedua matanya memanas, napasnya sulit. Meski mereka tak pernah saling berjauhan, Evan berusaha yakin hubungan mereka akan baik-baik saja. Sementara Norikha, tak sanggup lagi membendung air mata. Evan tersenyum tegar, yakin ini bukan pertemuan mereka yang terakhir. Norikha menangis, tak punya pilihan selain perpisahan. Evan berjanji akan terus mengabari. Norikha menunduk tanpa memberi jawaban pasti. Evan percaya apapun yang Norikha bilang, dan sehari berikutnya Norikha menghilang. • • • Copyright © by Radin Azkia