Anmeiyi
- Reads 76,304
- Votes 349
- Parts 1
WARNING🔞🔞 Adult Only
Cover By : Hallucinart
⚠️ TRIGGER WARNING
This chapter contains themes of emotional abuse, physical aggression, manipulation, power imbalance, and past trauma. Some scenes may be disturbing or uncomfortable for certain readers. Please read with caution and prioritize your mental well-being.
Maeve Harvey Martin tidak pernah tunduk pada siapa pun, termasuk ayahnya sendiri, seorang pecandu alkohol dan penjudi busuk yang menjual kehormatan keluarganya lebih cepat dari detak jam rusak di dinding rumah mereka. Pada suatu malam, segalanya berubah. Di meja judi terakhir yang dipenuhi asap dan desahan putus asa, sang ayah menjadikan Maeve sebagai alat bayar hutang judinya.
Pemenangnya adalah Mario White Scott, pria pendiam dengan tatapan membunuh, dan reputasi sebagai "The Wolf" di lingkaran gelap Kota Red Hollow. Ia bukan mafia, bukan gangster. Ia adalah hukum. Pemburu yang selalu menang. Kini, ia mengklaim gadis pemberontak itu sebagai miliknya.
Maeve dibawa dengan paksa ke mansion milik Mario yang terpencil dan jauh dari peradaban, tempat segala aturan dunia luar tidak berlaku. Namun, Maeve bukan mangsa yang pasrah. Ia menggigit, memberontak, dan menolak dijinakkan.
Sayangnya, Mario tidak menginginkan gadis baik-baik. Ia menginginkan api yang membara. Semakin Maeve melawan, semakin dalam ia jatuh dalam perangkapnya sendiri.
Di antara salju yang tak henti turun, pengkhianatan masa lalu, dan luka yang belum sembuh, hubungan mereka tumbuh liar, terlarang, penuh amarah dan ketertarikan yang membakar. Namun, ketika rahasia masa lalu Mario perlahan terkuak, Maeve harus memilih, bertahan sebagai mangsa atau turut menjelma menjadi serigala.