Dezza
41 historias
Kaki Tiga Menjangan (Duke Of Mount Deer / Lu Ding Ji) - Chin Yung por JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    LECTURAS 136,711
  • WpVote
    Votos 2,884
  • WpPart
    Partes 180
Satu lagi karya Chin Yung yang terbaik, ceritanya pada zaman pemerintahan bangsa Mancu yang pada waktu itu Kaisarnya masih terlalu muda. Saat itu muncul perkumpulan atau organisasi yang bertujuan menghancurkan Bangsa Mancu dan membangkitkan Kerajaan Beng/Ming, Thian Tee Hwee (Perkumpulan Langit dan Bumi), Keluaga Bok di In Lam dan orang-orangnya Kok Seng Ya yang bermarkas di Taiwan. Wi Siau Po tidak menyangka kalau hidupnya akan berubah menjadi orang yang paling berkuasa di Kekaisaran Dinasti Ceng setelah Kaisar Kong Hi sendiri. Ibunya yang seorang pelacur di kota Yang Ciu, sehingga ayahnya sendiripun tidak diketahuinya. Kehidupannya di Lingkungan Rumah Pelacuran menjadikannya seorang berandalan cilik yang licik, pintar melihat gelagat dan banyak akal bulusnya. Kehidupannya berubah ketika ia menolong seorang pendekar dari keroyokan musuhnya, sehingga membawanya di lingkungan istana. Dengan kepintaran dan kelicikannya ia menjadi Taykam (orang kebiri Istana/kasim), sampai perkenalannya dengan Kaisar yang pada waktu itu tidak diketahuinya, dengan akalnya bersama Kaisar membunuh seorang Panglima Perang yang berilmu tinggi yang sangat berpengaruh di Istana. Kepintaran Wi Sau Po dalam menyembunyikan identitas dirinya sebagai Orang Istana dan satu pihak sebagai Ketua Ceng Bok Tong "Thian Tee Hwe" yang sebenarnya karena terpaksa saja diterimanya, belum lagi dirinya yang harus berjaga-jaga dari niat Ibu Suri untuk membunuhnya. Dalam soal asmara, walaupun masih muda ia mahir dalam memikat para wanita dari cara halus sampai cara yang licikpun dipakainya, dari Adik Kaisar, sampai Istri Sin Liong Kaucu yang menakutkan pun disikatnya. Wuiih gile bener. Tokoh ini mengingatkan saya akan Siau Hi Ji dalam "Pendekar Binal", cuma yang ini udah parah.... He he he.....
Twins aka Pendekar Binal (Jue Dai Shuan Jiao) - Gu Long por JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    LECTURAS 106,816
  • WpVote
    Votos 1,718
  • WpPart
    Partes 29
Serial Pendekar Binal ini mengisahkan petualangan Kang Siau-hi-ji (Devilito) dalam usahanya membalas dendam pembunuhan kedua orang tuanya. Kang Siau-hi-ji dikisahkan sangat cerdik, banyak akalnya, segala persoalan pasti beres apabila ditangani olehnya. Cerita Pendekar Binal ini sudah beberapa kali dibuat film serialnya dengan berbagai judul, salah satu di antaranya berjudul The Legendary Siblings. Salah satu karya Gu Long yang sangat fenomenal dan bagi penggemar cersil saya sarankan untuk dibaca. Pernah dibuat seri Buku Komiknya dengan Judul : Tapak Sakti dan TWINS (sampai saat ini serinya belum tamat). Sinopsis : Bercerita tentang sepasang saudara kembar yang terpisah karena siasat licik dari pembunuh kedua orang tuanya, setelah besar mereka akan diadu untuk saling membunuh. Siau Hi Ji di didik di Ok Jin Kok (Lembah Penjahat) yang dihuni para penjahat yang paling sadis di dunia sedangkan saudaranya Hoa Bu Koat (Samsun) dididik di Istana Bunga (penghuninya perempuan semua) yang pemiliknya adalah pembunuh kedua orang tuanya. Mereka berdua mempunyai seorang Paman angkat yang sangat sakti yaitu Yan Lam Thian (Sembilan Benua) Si Pendekar Pedang no 1 dunia . Diakhir cerita ini akan dituturkan pertarungan antara jago pedang No.1 Yan Lam Thian dengan Ih Hoa Kiongcu manakah yang lebih unggul antara ilmu "Baju Pengantin" dan "Beng Giok Kang"? Dan perlu diketahui Ilmu Beng Giok Kang nya Ih Hoa Kiongcu muncul kembali di cerita "Pendekar Baja" karya Gu Long, dimana seorang anak muda bernama Sim Long (tokoh utama cerita Pendekar Baja) menguasainya.
Pendekar Negeri Tayli (天龍八部~Thian Liong Pat Poh) - Jin Yong por JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    LECTURAS 297,434
  • WpVote
    Votos 3,803
  • WpPart
    Partes 89
Pada Pendekar Negeri Tayli ada 3 tokoh utama yaitu Toan Ki (Duan Yu) Pangeran dari Negeri Tayli, Siau Hong (Qiao Feng) yang adalah ketua Partai Pengemis sekaligus pemimpin dunia kangouw tanpa tanding, dan Hi Tiok (Xu Zhu) seorang biksu Shaolin yang welas asih. Yang satu pangeran, yang satu pahlawan, yang satu biksu. Identitas 3 orang ini tidak sama, pengalamannya tidak sama, sifatnya tidak sama tetapi muncul pada panggung yang sama, digabungkan dengan baik, saling kontras, menambah perbedaannya, juga mengalir dengan lancar. Teknik struktur dan penggambaran tokoh semacam ini menciptakan teknik narasi baru pada cerita silat.
Si Rase Terbang dari Pegunungan Salju - Jin Yong por JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    LECTURAS 36,831
  • WpVote
    Votos 717
  • WpPart
    Partes 50
Salah satu novel yang terunik dan terbaik dari Louis Cha, atau yang lebih dikenal sebagai Jin Yong (Chin Yung), salah satu novelis Mandarin yang paling berpengaruh. Dengan sederhana dan unik, dari hanya satu lokasi cerita utama, mengalirlah berbagai kilas balik kejadian (flash back) yang dramatis. Kita menjadi terbius dan sakaw (baca: ketagihan) oleh berbagai keterkejutan dan ketegangan yang membawa kita pada suatu akhir yang luar biasa. Semuanya begitu apik dan harmonis, menunjukkan kejeniusan Jin Yong dalam mengelola konflik dan tempo dalam cerita yang padat ini dan sangat kaya dengan berbagai karakter manusia. Akhirnya secara misterius, cerita ini telah membawa pembaca dalam suatu perjalanan spiritual... dan akhirnya Anda akan mendapatkan sesuatu sensasi yang berbeda. Rase Terbang dari Pegunungan Salju bercerita tentang Ouw Hoei dan pencariannya akan pembunuh kedua orang-tuanya. Akan tetapi, kelihatannya tujuan utama Ouw Hoei sebenarnya adalah mengungkap kisah orang tuanya, terutama hubungan persahabatan/permusuhan yang kompleks antara ayahnya, Hi Yi Dao, dengan Miao Ren Feng. Delapan puluh persen dari cerita Rase Terbang dari Pegunungan Salju mengisahkan kilas balik kejadian-kejadian yang telah menyebabkan kematian Hu Yi Dao dan istrinya. Jin Yong membiarkan bagian akhir dari cerita dalam teka-teki agar para pembaca menyimpulkan sendiri akhir dari cerita Rase Terbang dari Pegunungan Salju.
Tarian Liar Naga Sakti por JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    LECTURAS 370,932
  • WpVote
    Votos 3,841
  • WpPart
    Partes 57
Lanjutan "Kisah Para Naga di Pusaran Badai". Dalam Bagian I - Dikisahkan atau mengisahkan masa dan periode belajar dan menempah diri para Naga Muda hingga kemudian memasuki posisi penting kelompok Pendekar Tionggoan. Bagian Pertama ini masih menceritakan bagaimana peran penting tokoh-tokoh sepuh: Kian Ti Hosiang, Kiong Siang Han, Wie Tiong Lan dan Kiang Sin Liong yang menjadi Suhu dari para pendekar atau Naga Muda. Di bagian ini, juga peran penting angkatan Kiang Cun Le, Liong-i-Sin Nie, Siangkoan Tek masih sangat terasa. Masa ini boleh disebut masa belajar dan masa pertumbuhan dari Naga-naga muda. Dalam Bagian II - Peran para Naga Muda sudah menjadi jauh lebih penting dan signifikan. Mereka, meski kemudian kepemimpinan diambil alih Sian Eng Cu Tayhiap dan Pengemis Tawa Gila, tetapi pada intinya adalah Naga-naga muda yang tampil untuk menyelesaikan banyak pertikaian dengan Thian Liong Pang. Tokoh-tokoh dari Jawadwipa, Tibet, Thian Tok bersilangan dalam konflik yang terjadi di Tionggoan. Dan, yang tak kurang penting - selain peran Naga-naga muda menjadi sentral, juga lembaran kisah asmara mulai terlihat.
Serial Bu Kek Siansu (Manusia Setengah Dewa) - Asmaraman S. Kho Ping Hoo por JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    LECTURAS 828,420
  • WpVote
    Votos 9,134
  • WpPart
    Partes 140
Bu Kek Siansu adalah sebuah karakter khayalan hasil karya Kho Ping Hoo, dan merupakan serial bersambung terpanjang terbaik di samping seri Pedang Kayu Harum (Siang Bhok Kiam). Ia dikisahkan pada masa kecilnya disebut Anak Ajaib (Sin Tong) karena dalam usianya yang amat muda telah memiliki kepandaian dalam mengobati berbagai penyakit. Kebiasaannya menjemur diri di sinar matahari pagi dan di bawah terangnya bulan purnama, menguatkan tulang dan membersihkan darahnya sehingga menarik minat kaum datuk persilatan untuk mengangkatnya menjadi murid. Perebutan atas diri bocah ajaib yang bernama Kwa Sin Liong, anak tunggal dari Keluarga Kwa di kota Kun-Leng, akhirnya dimenangkan oleh Pangeran Han Ti Ong. Seorang sakti keturunan raja yang bertempat tinggal di sebuah tempat yang mendekati dongeng di laut utara, yang dikenal di kalangan kangouw (sungai-telaga) dengan nama Pulau Es yang konon Istana yang ada di pulau es terdapat banyak sekali kitab-kitab sakti.. Kelak Kwa Sin Liong menjadi pewaris Pulau Es, setelah kerajaan yang dipimpin Han Ti Ong musnah disapu banjir besar (tsunami?). Dia kemudian disebut-sebut sebagai manusia dewa. Dia punya kebiasaan menurunkan satu jenis ilmu silat setiap awal musim semi. Ilmu yang didapat Kam Bu Song (Suling Emas) bersumber darinya. Namun secara resmi Bu Kek Siansu hanya mempunyai tiga orang murid, yakni Kam Han Ki, Maya dan Khu Siauw Bwee. Nama Bu kek Sian Su terakhir kali muncul di dunia Kangouw pada kisah "Istana Pulau Es" Cerita silat Serial Bu Kek Siansu diawali dengan episode Bu Kek Siansu pada pagi yang indah di dalam hutan di lereng Pegunungan Jeng Hoa San (Gunung Seribu Bunga). Terjadi perebutan seorang anak ajaib Sin Tong oleh beberpa tokoh persilatan yang sangat terkenal namun ditolong oleh Raja Istana Pulau Es dan menjadi muridnya yang kelak menjadi manusia setengah dewa ... Cerita ini berlangsung hampir seribu tahun dan berakhir pada episode ke 17 yaitu seri Pusaka Pulau Es.
Dendam Iblis Seribu Wajah - Gu Long por JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    LECTURAS 167,621
  • WpVote
    Votos 2,484
  • WpPart
    Partes 60
Dunia Kangouw yang selama ini tenang dan damai tiba-tiba saja dilanda gelombang badai yang dahsyat. Seorang algojo muncul entah dari mana. Persis seperti malaikat maut yang mencabut nyawa orang-orang yang dipilihnya. Tidak ada seorang pun yang tahu asal-usulnya. Belum pernah ada seorangpun yang sempat melihat wajahnya yang asli. Ilmu silatnya yang tinggi sulit diukur dan keahliannya dalam merias wajah tak dapat ditemukan kelemahannya. Tiba-tiba dia muncul sebagai seorang kakek-kakek tua. Kemudian beberapa hari kemudian, dia berubah menjadi seorang pemuda belasan tahun. Datang tanpa bayangan, pergi pun tidak meninggalkan jejak. Cian bin mo-ong (Iblis Seribu Wajah)! Asal nama ini muncul, pasti ada mayat yang bergelimpangan. Kehadiran orang ini bagaikan angin topan yang memporak-porandakan seluruh Bulim, menyiutkan nyali setiap tokoh yang namanya terkenal. Dari setiap korban yang jatuh, dapat dibuktikan bahwa sasarannya adalah orang-orang yang mempunyai nama besar di dunia Kangouw. Dalam waktu tiga bulan saja, dia sudah membuat dunia Bulim menjadi sebuah tempat yang mengerikan dan seolah tiada lagi wilayah yang aman untuk bersembunyi. Siapa nyana ternyata Iblis yang ditakuti itu adalah seorang anak muda yang bernama Tan Ki yang beberapa tahun lalu masih berupa bocah pengemis yang luntang lantung, dikarenakan mendapatkan Ilmu Merias Wajah dari seorang pengemis tak dikenal yang ditolongnya. Karena keinginannya membalas dendam ia terpaksa masuk kedalam Gua Terlarang perkumpulan Ti Ciang Pang dan mencuri belajar ilmu peninggalan bekas ketua-ketua lama perkumpulan tersebut yang sudah lama mati. Di gua itu juga ia menemukan kitab ilmu silat misterius "Tian Si Samsut (Tiga Jurus Bentangan Langit)" dan yang kedua yaitu "Te Sa Jit-sut (Tujuh Jurus Hamparan Tanah)" yang pada saat itu sangat sulit dimengertinya (Ilmu itu ternyata dapat dimengertinya ketika ia bertempur dengan musuh-musuhnya) yang ternyata merupakan Ilmu Silat tingkat tinggi.
Legenda Golok Halilintar - Lan Li por JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    LECTURAS 133,491
  • WpVote
    Votos 2,369
  • WpPart
    Partes 33
Halilintar memecah di langit yang berwarna kelam abu-abu dan menghantam bumi! Getaran bunyi halilintar yang mengelegar-gelegar dahsyat bergentayangan di celah-celah lembah gunung lama sekali hilangnya. Kilatan cahaya yang datangnya hanya sekilas, menerangi tiga macam barang yang membuat orang miris, di atas bukit tunggal yang menyerupai kepala botak dewa Lohan. Golok panjang yang putus, pedang yang patah, busur panah yang cacad. Golok panjang yang putus, hanya menyisakan bagian kira-kira dua cun dari ujung goloknya, tetapi di atas puncak menusuk tanah batu yang kerasnya bagaikan emas dan besi di atas, ekor pitanya berwarna merah darah mencolok berkibar di terpa angin, gagang golok tersebut berbeda dengan yang lain, besarnya sama dengan jari tangan anak-anak, kelihatan terbuat dari bahan yang empuk, sekarang berdiri dengan tegak.
Serial Pendekar Empat Alis (Gu Long) por JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    LECTURAS 113,839
  • WpVote
    Votos 2,055
  • WpPart
    Partes 97
Salah Satu masterpiece dari pengarang cersil besar Gu Long. Serial Pendekar Empat Alis: 1. Kekaisaran Rajawali Emas (Lu Xiao Feng Zhuan Qi) 2. Bandit Penyulam (Xiu Hua Da Dao) 3. Duel Dua Jago Pedang (Jue Zhan Qian Ho) 4. Rumah Judi Pancing Perak (Yin Gou Du Fang) 5. Keajaiban Negeri Es 6. Perkampungan Hantu (You Ling Shan Zhuang) 7. Duel di Butong 8. Manusia yang Bisa Menghilang (Feng Wu Jiu Tian) 9. Sang Ratu Tawon 10. Senyuman Dewa Pedang (Jian Shen Yi Xiao) 11. Pertempuran di Hutan Bunga Tho (Si Men Jui Shie Hoa Man Lou) Konon Khu Lung menciptakan tokoh Pendekar Empat Alis (1976) karena begitu terpesona oleh film James Bond. Maka tak heran bila ada banyak kesamaan antara kedua tokoh tersebut. Keduanya cerdik, jago minum dan jago berkelahi. Keduanya juga berwajah tampan, bertubuh gagah dan playboy kelas kakap. Bedanya, James Bond adalah agen rahasia yang dipersenjatai alat-alat canggih sedangkan Pendekar Empat Alis meski tidak pernah terang-terangan menyebut dirinya detektif, sering dimintai bantuan untuk memecahkan kasus-kasus aneh. Pendekar Empat Alis tidak pernah membawa senjata karena senjatanya adalah jari-jarinya yang ajaib. Tidak ada yang mampu mengalahkan ilmu jepitan jarinya. Ginkangnya pun kelas satu. Namun bisa juga dibilang kalau Pendekar Empat Alis adalah penyempurnaan tokoh Pendekar Harum (1968) yang juga diciptakan Khu Lung. Kedua pendekar ini sama-sama suka mencampuri urusan orang lain, berhidung belang, senang berjudi, hobi minum arak dan makan enak, berpakaian rapi, jago ginkang dan sama-sama benci membunuh. Hanya saja, Pendekar Empat Alis kadang terpaksa membunuh sedangkan Pendekar Harum tidak pernah mau membunuh sejahat apa pun musuhnya. Nama asli Pendekar Empat Alis adalah Liok Siau-hong. Ia mendapat julukan aneh seperti itu karena bentuk kumisnya seperti alis. Ia orang yang humoris, easy going dan tidak sombong sehingga mempunyai banyak teman. Temannya dari berbagai kalangan, dari maling hingga tetua perguruan silat ternama.
Seri Ksatria Baju Putih por JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    LECTURAS 30,567
  • WpVote
    Votos 685
  • WpPart
    Partes 52
Berkisah tentang ambisi Chang Xiao Bang (Perkumpulan Panjang Tertawa) pimpinan Zheng Bai Shui untuk menguasai dunia persilatan, untuk itu ia terpaksa harus menyingkirkan Wisma Shi Jian (Wisma Menguji Pedang) dengan ketuanya Shi Tu ke 12. Tercurinya Pedang Sakti Xue He milik Ketua Wisma Shi Jian yang misterius sudah membuat gempar 3 kekuatan besar dunia persilatan waktu itu, Chang Xiao Bang, Wisma Shi Jian, dan kantor Biao Feng Yun. Kisah konflik pertempuran antara kedua perkumpulan besar ini yang mempunyai anggota yang sakti menjadi inti dari cerita ini. Fang Zhen Mei yang berdiri di pihak "Wisma Shi Jian" karena sifat dari ketuanya Shi Tu ke 12 yang ksatria. Diakhir cerita muncul seorang dari perbatasan bernama Qian Shou Wang (Raja Tangan Seribu) dan anak buahnya yang mengobrak abrik dunia persilatan yang membuat salah satu dari 3 perkumpulan besar 'Kantor Biao Feng Yun' tidak dapat membantu Wisma Shi Jian karena berurusan dengan momok iblis ini.