Ricinofri's Reading List
4 stories
Karena Satu Alasan ✔ by Ricinofri
Ricinofri
  • WpView
    Reads 33,896
  • WpVote
    Votes 1,103
  • WpPart
    Parts 37
Satiap orang pasti menginginkan akhir ceritanya happy ending, tapi bagaimanakah cerita kehidupan seorang yang sad ending? Bahkan jalan kehidupan tidak selalu berjalan mulus? Inilah dia seorang azmya sabya yang bertahan karena satu alasan,tapi dalam penantian yang selama ini,ia harus korbankan demi seseorang yang paling berarti dalam kehidupannya. Seorang yang sudah di anggapa keluarga, kakak, bahkan sahabat. Dia adalah aqilla fariza mufia. #wattys2018 #writingProjectAe
BALAPAN by shisakatya
shisakatya
  • WpView
    Reads 149,531
  • WpVote
    Votes 24,224
  • WpPart
    Parts 34
Masalah dalam hidup seperti bayangan. Semakin kencang kau lari, semakin jauh kau pergi, masalah akan selalu mengikuti. Terkecuali kau menghadapinya. Di Jerman, semuanya dimulai. Berawal dari kenakalan, siapa yang bisa menyangka ketiga pemuda ini BALAPAN untuk menjadi lebih baik. AGAM BAIHAQI, RASYIQUL WAHID dan BARRA ATHALLAH.
Mawar Biru by Munfazila_zila
Munfazila_zila
  • WpView
    Reads 2,508,311
  • WpVote
    Votes 238,469
  • WpPart
    Parts 72
Rank # 2 spritual 05/12/2017-19/03/2018-06/08/2018 Kisah yang menceritakan tentang keihlasan seorang wanita menjadi ibu sambung lanjut diwaktu senggang, Part2 terakhir diprivate
Dewa Hujan Di atas Telaga (Sudah Terbit) by naya_zayyin
naya_zayyin
  • WpView
    Reads 111,858
  • WpVote
    Votes 12,346
  • WpPart
    Parts 44
Namaku Raina Putri Bening. Raina karena Bunda suka hujan, Putri karena aku perempuan, dan Bening agar hatiku bening atau jernih seperti air. Jadilah aku seorang gadis pecinta hujan yang memiliki hati bening. Lelaki itu Dewa Faishal Abdillah. Dia putra ketiga Abah Yai, pengasuh pesantren tempatku menuntut ilmu. Namanya tersimpan di hatiku, dan namaku tersimpan di hatinya. Sayang, saling menyimpan nama saja tak cukup, kami butuh dukungan semesta. Sayangnya lagi, kebaikan semesta sedang tak memihak pada kami. Dan, lelaki yang selalu menenangkanku itu bernama Telaga. Dia kupanggil Kak Aga. Kami telah saling mengisi sejak rambutku masih berkepang dua, dan kupamerkan ke mana-mana. Dia memang menenangkan, seperti namanya. Bersamanya, aku percaya bahwa tak ada perkara di semesta ini yang tak dapat diselesaikan. Petuah-petuah bijaknya selalu kujadikan acuan kehidupan. Kak Aga adalah abang terhebatku. Sayang, aku lupa paham bawa segala sesuatu yang di bumi memiliki batasan. Dan, ini adalah kisah tentang Dewa Hujan yang menetap di atas telaga. Ia membawa hujan, mencampurkan rintik pada tenangnya telaga yang tanpa riak, lantas pergi untuk melanjutkan tugasnya yang lain. Ia membiarkan hujan dan telaga berteman tanpa gangguan. Ini, kisahku. (Versi cetaknya masih bisa dipesan)