red_as04's Reading List
3 stories
The Problem Of Elisa by SweetySweet12
SweetySweet12
  • WpView
    Reads 245,597
  • WpVote
    Votes 12,797
  • WpPart
    Parts 31
Awalnya gue milih untuk tidak kembali, gue berfikir dengan gue benar benar pergi, gue bisa bebas, gak ngerasa lagi kayak barang yang di perebutkan dan bisa di cap sebagai milik orang yang berhasil dapetin hati gue, dan yang lebih penting, gue bisa lepas dari masalah yang bikin gue gila
STORY by SweetySweet12
SweetySweet12
  • WpView
    Reads 390,330
  • WpVote
    Votes 22,488
  • WpPart
    Parts 36
"Kalian gak apapa? Bisa pulang sendiri kan?" ucapnya. "Kita gak apapa" rio "Thanks buat pertolongannya. Sebenernya kita gak butuh pertolongan lo" ucap gue datar. "Cishh... Sombong!!" Gila nih cewek datar banget ucapannya. Gue kalah lo "Tapi thanks" gue "Ok. Gue cabut dulu" dia balik arah menuju ke motornya. "Nama lo siapa?" gue Bego!! Ngapain sih pake tanya tanya segala.... "Panggil aja gue queen" cewek itu yang ternyata bernama queen. Queen.. Menarik!! ... "Nomer hp donk? Line? Bbm? Apa aja deh!!" teriak rio. "Privasi!!!" teriaknya. "Hahhah mampus lo!!!" tawa gue meledak saat liat expresi rio yang keliatan malu banget.
World Of Magic [1] by red_as04
red_as04
  • WpView
    Reads 652
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 32
"Apa salah gue?" Ev "Gak ada yang bisa di persalahkan" Aji "Mungkin takdir yang salah" Juna "Takdir tak pernah salah" Aji "Apa gue yang salah memilih takdir?" Ev "Tak ada yang bisa menentukan takdirnya sendiri" Aji "Bukan dirinya sendiri, tapi orang lain" Juna "Tidak diri sendiri ataupun orang lain" Aji "Jika memang begitu, lalu kenapa dia bisa mengubah takdir gue?" Juna "Itu yang terbaik untuk kita, takdir selalu menentukan yang terbaik dari yang terbaik" Aji "Tak semua takdir menentukan yang terbaik" Ev "Berfikirlah positif tentang takdir" Aji "Apa mencelakai orang, bahkan membunuh orang itu takdir yang terbaik?" Ev "Apa takdir gue yang semula manusia sekarang menjadi bagian dari siluman kelelawar terkutuk itu yang terbaik?" Juna "Gue di buang, gue di jauhkan dari keluarga kandung gue dan di asuh keluarga yang lain, kemudian gue membunuh mereka dengan kekuatan gue yang pada saat itu gue gak tau apa apa, itu yang namanya takdir selalu menentukan yang terbaik?" Ev "Mereka tak pernah membuangmu, mereka punya alasan untuk menjauhkanmu demi untuk keselamatanmu, mereka gak mau nyawa lo dalam bahaya" Aji "Apa sekarang nyawa gue aman? Apa sekarang gue gak akan membahayakan nyawa orang lain lagi?" Ev Aji dan Juna terdiam. "Nggak, semua ini sia sia, nyawa gue tetap dalam bahaya dan gue tetap membahayakan nyawa orang lain. Ini akan tetap berlanjut kecuali gue yang nentuin takdir gue sendiri, mulai sekarang gue akan nentuin takdir gue sendiri" Ev