KareninaAchmad
DIA YANG TERCINTA
Cermin
Karya: Karenina Achmad
Melangkah ke kafe ini, milik Nadia temanku. 'Unik dan nyaman' itulah yang terlintas di pikiranku. Meja di pinggir jendela akhirnya jadi pilihan.
"Runa?" seseorang menyapaku.
"Ya, ini siapa?"
"Gilang!"
"Gilang Andika?"
"Yups."
Aku terkesima, Gilang begitu tampan dan elegan dengan setelan jasnya.
"Masih ingat aku?"
"Tentu!"
Gilang tersenyum menggoda. Ah ... aku malu. Malu atas rangkaian kata sarkasku waktu SMU padanya. Kenangan yang mengasyikkan bagiku, tapi pedih buat Gilang.
"Apa kabar, Gil?" tanyaku di antara gemuruh dada yang terpesona.
"Baik, Runa."
Gilang memandangku dengan tenang dan tajam.
"Bekerja di mana?"
"Di perusahaan Kontraktor Wijaya Andika."
"Hem ... perusahaan yang besar Runa."
"Runa cuma tim Arsitek biasa, Gil."
"Impossible. Seorang Runa, karyawati biasa?"
"Benar, kok! Datang saja ke kantorku. Baru Gilang tahu."
"Ok! Kasih alamatnya."
Aku pun berjibaku menulis alamat kantor dengan gemetar. Pemb