MartinAndika's Reading List
6 stories
Tengkorak Maut aka Rahasia Istana Hantu - Khu Lung by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 180,448
  • WpVote
    Votes 2,643
  • WpPart
    Parts 51
Dalam pandangan dunia persilatan, tempat itu merupakan sebuah istana maut bagi siapapun yang mendekatinya. Pintu depan benteng yang menghadap ke arah daratan selalu terbentang lebar dan memperlihatkan sebuah pintu yang gelap gulita di atas dinding tembok tertera dua huruf besar yang menakutkan : Benteng Maut. Di bawah dua huruf besar tadi terdapat pula sebuah tengkorak merah darah. Itulah lambang maut dari pemilik benteng kuno itu. Selama hampir tiga puluh tahun lamanya di dunia persilatan tercekam dalam ketakutan, kengerian yang seolah-olah hari kiamat hampir tiba. Semua peristiwa berdarah yang terjadi selalu diakhiri dengan tertinggalnya lambang Tengkorak maut di sisi setiap korban. Sebuah keluarga persilatan menjadi saksi kekejaman dari Tengkorak Maut ini, hampir semua anggota keluarga Han terbunuh. Beberapa tahun kemudian datanglah seorang pemuda dengan membawa dendam selangit. Demi membalas dendamnya Han Siong Kie terpaksa harus bentrok dengan Perkumpulan Thian Che Kauw yang yang pengaruhnya sangat besar yang banyak mempunyai tokoh-tokoh sakti. Sifatnya yang angkuh dan berani sering membuatnya mengalami pengalaman pahit namun keberuntungan membuat ia berkali-kali mendapatkan penemuan aneh yang membuat ilmunya perlahan tapi pasti menjadi super sakti. Mandi di "sumber air kulit bumi, mencopot kulit berganti tulang" dan mendapatkan tenaga sakti dari seekor kura-kura dan ilmu silat dari Leng Koe sangjien yang sudah lama meninggal. Pertemuannya dengan seorang tokoh sakti jaman dulu membuatnya selain mendapat ilmu sakti ia Menjadi kaisar Tee Kun angkatan ke 14 Istana Huan Mo Kiong di Thian Lam. Bukan cuma itu saja Ilmu kuno 'Sie Mie Sinkang' yang didapatnya dari sepasang kitab 'Hoed Chiu Poo Pit' telah membuatnya jadi orang yang tak terkalahkan. Dalam usahanya membalas dendam ia ditemani oleh Hek Pek Siang Sat sepasang suami istri yang pada 40 tahun lalu sangat ditakuti karena kesaktiannya menjadi pelayannya.
Twins aka Pendekar Binal (Jue Dai Shuan Jiao) - Gu Long by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 106,648
  • WpVote
    Votes 1,717
  • WpPart
    Parts 29
Serial Pendekar Binal ini mengisahkan petualangan Kang Siau-hi-ji (Devilito) dalam usahanya membalas dendam pembunuhan kedua orang tuanya. Kang Siau-hi-ji dikisahkan sangat cerdik, banyak akalnya, segala persoalan pasti beres apabila ditangani olehnya. Cerita Pendekar Binal ini sudah beberapa kali dibuat film serialnya dengan berbagai judul, salah satu di antaranya berjudul The Legendary Siblings. Salah satu karya Gu Long yang sangat fenomenal dan bagi penggemar cersil saya sarankan untuk dibaca. Pernah dibuat seri Buku Komiknya dengan Judul : Tapak Sakti dan TWINS (sampai saat ini serinya belum tamat). Sinopsis : Bercerita tentang sepasang saudara kembar yang terpisah karena siasat licik dari pembunuh kedua orang tuanya, setelah besar mereka akan diadu untuk saling membunuh. Siau Hi Ji di didik di Ok Jin Kok (Lembah Penjahat) yang dihuni para penjahat yang paling sadis di dunia sedangkan saudaranya Hoa Bu Koat (Samsun) dididik di Istana Bunga (penghuninya perempuan semua) yang pemiliknya adalah pembunuh kedua orang tuanya. Mereka berdua mempunyai seorang Paman angkat yang sangat sakti yaitu Yan Lam Thian (Sembilan Benua) Si Pendekar Pedang no 1 dunia . Diakhir cerita ini akan dituturkan pertarungan antara jago pedang No.1 Yan Lam Thian dengan Ih Hoa Kiongcu manakah yang lebih unggul antara ilmu "Baju Pengantin" dan "Beng Giok Kang"? Dan perlu diketahui Ilmu Beng Giok Kang nya Ih Hoa Kiongcu muncul kembali di cerita "Pendekar Baja" karya Gu Long, dimana seorang anak muda bernama Sim Long (tokoh utama cerita Pendekar Baja) menguasainya.
SATRIA WILWATIKTA by Ray_Amur
Ray_Amur
  • WpView
    Reads 577,967
  • WpVote
    Votes 8,949
  • WpPart
    Parts 48
Waktu terus berjalan, tidak peduli dengan mereka yang terjebak dengan masa lalu. Rangkaian kehidupan yang merupakan kumpulan dari sekantong tawa dan tangis. Perjalanan anak manusia mencari jati diri. Mengabdi dengan cara yang berbeda. Inilah kisah Negeri Majapahit, Wiwatikta. Dengan bumbu dramatis yang menjadi warna kisah perjalanannya. Credit cover by NisaAtfiatmico
Serial Pendekar Harum  - Gu Long by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 155,068
  • WpVote
    Votes 2,094
  • WpPart
    Parts 112
Pendekar Harum yang nama aslinya adalah Chu Liu Xiang (Coh Liu Hiang) adalah karakter yang diangkat dari novel karya Gu Long (Khu Lung) yang diterbitkan pada tahun 1968. Novel petualangan Chu Liu Xiang sangat digemari karena dianggap berbeda dengan novel-novel silat lainnya. Chu Liu Xiang lebih menitik beratkan pada kisah misteri ala detektif serta pengembangan karakter yang lebih dalam. Tema persahabatan pun lebih ditekankan pada novel ini. Ada banyak wanita di dalam kehidupan Pendekar Harum. Gayanya yang flamboyan serta sifat playboynya memang sudah menjadi ciri khas yang tidak mungkin bisa diubah. Karena itu banyak wanita yang jatuh hati padanya. Ia pun tidak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk berkencan dengan mereka. Biasanya pada akhirnya para wanita itu harus melepaskan Chu untuk pergi bertualang, karena mereka tahu, hatinya hanya tertarik pada petualangan.
Serial Bu Kek Siansu (Manusia Setengah Dewa) - Asmaraman S. Kho Ping Hoo by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 827,069
  • WpVote
    Votes 9,130
  • WpPart
    Parts 140
Bu Kek Siansu adalah sebuah karakter khayalan hasil karya Kho Ping Hoo, dan merupakan serial bersambung terpanjang terbaik di samping seri Pedang Kayu Harum (Siang Bhok Kiam). Ia dikisahkan pada masa kecilnya disebut Anak Ajaib (Sin Tong) karena dalam usianya yang amat muda telah memiliki kepandaian dalam mengobati berbagai penyakit. Kebiasaannya menjemur diri di sinar matahari pagi dan di bawah terangnya bulan purnama, menguatkan tulang dan membersihkan darahnya sehingga menarik minat kaum datuk persilatan untuk mengangkatnya menjadi murid. Perebutan atas diri bocah ajaib yang bernama Kwa Sin Liong, anak tunggal dari Keluarga Kwa di kota Kun-Leng, akhirnya dimenangkan oleh Pangeran Han Ti Ong. Seorang sakti keturunan raja yang bertempat tinggal di sebuah tempat yang mendekati dongeng di laut utara, yang dikenal di kalangan kangouw (sungai-telaga) dengan nama Pulau Es yang konon Istana yang ada di pulau es terdapat banyak sekali kitab-kitab sakti.. Kelak Kwa Sin Liong menjadi pewaris Pulau Es, setelah kerajaan yang dipimpin Han Ti Ong musnah disapu banjir besar (tsunami?). Dia kemudian disebut-sebut sebagai manusia dewa. Dia punya kebiasaan menurunkan satu jenis ilmu silat setiap awal musim semi. Ilmu yang didapat Kam Bu Song (Suling Emas) bersumber darinya. Namun secara resmi Bu Kek Siansu hanya mempunyai tiga orang murid, yakni Kam Han Ki, Maya dan Khu Siauw Bwee. Nama Bu kek Sian Su terakhir kali muncul di dunia Kangouw pada kisah "Istana Pulau Es" Cerita silat Serial Bu Kek Siansu diawali dengan episode Bu Kek Siansu pada pagi yang indah di dalam hutan di lereng Pegunungan Jeng Hoa San (Gunung Seribu Bunga). Terjadi perebutan seorang anak ajaib Sin Tong oleh beberpa tokoh persilatan yang sangat terkenal namun ditolong oleh Raja Istana Pulau Es dan menjadi muridnya yang kelak menjadi manusia setengah dewa ... Cerita ini berlangsung hampir seribu tahun dan berakhir pada episode ke 17 yaitu seri Pusaka Pulau Es.
Serial Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 - Bastian Tito by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 1,382,781
  • WpVote
    Votes 22,582
  • WpPart
    Parts 186
Wiro Sableng atau Pendekar 212, adalah nama tokoh fiksi dalam seri buku yang ditulis oleh Bastian Tito. Wiro terlahir dengan nama Wira Saksana yang sejak bayi telah digembleng oleh gurunya yang terkenal di dunia persilatan dengan nama Sinto Gendeng. Wiro adalah seorang pendekar dengan senjata Kapak Maut Naga Geni 212 dan memiliki rajah "212" di dadanya. Wiro memiliki banyak kesaktian yang diperoleh selama petualangannya di dunia persilatan, dari berbagai guru. Salah satu novel silat asli Indonesia yang wajib dibaca adalah novel Wiro Sableng. Jika Anda membaca kisah di dalam novel Wiro Sableng dari awal hingga akhir, maka anda pasti akan menjumpai karakternya yang juga ikut tumbuh menjadi lebih dewasa. Dikisahkan, Wiro Sableng muda memiliki sikap yang ugal-ugalan dan suka main-main berlebihan. Namun seiring dengan novelnya yang makin hari makin bertambah, si Wiro Sableng kemudian digambarkan menjadi pribadi yang bijaksana dan serius. Selain itu, karakter Wiro Sableng digambarkan oleh penulis sebagai seorang yang digilai banyak wanita cantik. Namun Wiro sejatinya adalah pemuda baik hati dan sakti yang tidak suka mempermainkan wanita. Para wanita pecinta Wiro Sableng banyak seperti, Dewi Bunga Mayat, Ratu Duyung, Bidadari Angin Timur, Anggini (Dewi Keurudung Biru, muridnya Dewa Tuak), dan Puti Andini. Masing-masing novel menampilkan kisah yang berbeda meskipun semua tokoh utamanya tetap Wiro Sableng. Novel yang legendaris ini memang dikemas dalam bentuk serial sehingga untuk memahami secara utuh kisah si Wiro Sableng, maka Anda harus membaca semua seri novelnya.