Reading List
96 stories
Thank You by expellianmus
expellianmus
  • WpView
    Reads 842,718
  • WpVote
    Votes 79,629
  • WpPart
    Parts 40
Aku tersenyum dan menatap temanku satu per satu. Rafa, Putri, Hana, Gilang, dan Askar. Mereka adalah teman-temanku. Terlepas dari semua yang pernah mereka lakukan, mereka pernah menjadi sesuatu dalam hidupku, dan akan terus seperti itu. "Terima kasih ya, semua. Terima kasih buat segalanya." [.] "Sumpah gue seneng parah baca ending nyaa:3 gila dong ini keren bangettt parah keren parah."- itsfaaw "Yaampun aku senyam-senyum bacanyaa... akunya baper duluan untuk terima kasih ini. Top deh!" - ptalanaw "Tapi, cuma bisa bilang, Endingnya keren. Uda itu aja." - muhimmings. "Menurut gue epilog ini keren dengan segala kesederhanaannya(?). Walau sempat bikin gue cengo dan merasa ditipu hahha. Buat author yg udah buat cerita se-awesome ini, Terima Kasih." - piered. [.] Keterangan: cerita versi Wattpad-nya sudah dihapus. Ini adalah cuplikan 5 bab awal versi novelnya :).
Apparate [Dramione] by expellianmus
expellianmus
  • WpView
    Reads 422,865
  • WpVote
    Votes 55,892
  • WpPart
    Parts 18
Berhenti ber-Apparate ke dalam pikiranku, Malfoy!
The Number You Are Trying to Reach is Not Reachable by expellianmus
expellianmus
  • WpView
    Reads 6,707,173
  • WpVote
    Votes 364,968
  • WpPart
    Parts 35
Katanya, aku genius dan hidupku kelewat serius. Padahal aku tidak merasa seperti itu. Oke, aku memang pernah menggelar pentas tunggal dari drama Shakespeare yang semua dialognya kuubah sendiri jadi bahasa Jawa waktu aku kelas lima SD. Waktu kelas empat SD, aku selesai menghafal seluruh isi KBBI. Aku bisa berbicara dalam bahasa Sansekerta dan memahami isi prasasti semudah orang-orang memahami isi majalah. Koleksi piala dan medali olimpiadeku (baik akademik maupun non-akademik) mungkin lebih banyak dari jumlah perempuan yang dilirik Zeus. Aku masih kelas sepuluh, tapi aku sudah iseng-iseng ikut beberapa TO SBMPTN, dan dapat nilai paling tinggi di antara anak-anak kelas dua belas. Dan banyak hal lainnya. Tapi menurutku, masih banyak hal yang belum kulakukan. Dan aku selalu merasa tidak puas kalau belum mencoba hal baru. Aku selalu penasaran. Namun, tidak pernah terpikirkan olehku, bahwa suatu hari, akan ada seseorang yang berkata bahwa aku harus mencoba jadi cewek normal. Jangan terlalu serius. Katanya, jadi remaja normal itu asyik. Nah, sudah kubilang kan, aku selalu penasaran? --- #10 in Teen Fiction [23/07/16] [cover by me + prohngs lol]
Tomfoolery by nunizzy
nunizzy
  • WpView
    Reads 6,193,630
  • WpVote
    Votes 395,407
  • WpPart
    Parts 55
•Completed• Devano Michiavelly. Cowok cuek yang ternyata bisa memasak dan hobi menulis diary. Apapun rela dilakukannya agar rahasianya aman, termasuk menjadi pacar gadungan dari cewek paling menyebalkan seantero sekolah, disaat ia masih dalam masa transisi atau move on. Demetria Vallen Frasela. Cewek tomboy yang juga dalam masa transisi atau move on. Ia terpaksa meminta bantuan Vano agar mau menjadi pacar gadungannya. Now, does karma still exist? Copyright © 2017 by nunizzy. Check this out, Trailer Toomfoolery : http://youtu.be/cQwICeCKB1A
Blacky White by nunizzy
nunizzy
  • WpView
    Reads 11,300,032
  • WpVote
    Votes 524,512
  • WpPart
    Parts 48
•Available in Bookstore• Klise. Cewek dingin dipertemukan dengan cowok supel. Atau mungkin sebaliknya. Tapi, cerita ini mungkin berbeda. Justru, keduanya sama-sama dingin, tak tersentuh, jutek, dan ketus. Dan ingat, tidak hanya mereka berdua yang hidup didunia ini. Semua bisa berubah seiring berjalannya waktu. Copyright © 2017 by nunizzy. Blurb versi cetak : Kadang cinta seperti bunga liar. Tumbuh tanpa diduga, di tempat yang tidak seharusnya, dan terus kembali tak peduli berapa kali pun kau singkirkan. Namun, sulit untuk memungkiri, sesekali keindahannya membuat kau berpikir; apa aku benar-benar ingin memangkasnya? Itu juga yang dirasakan Diandra. Hatinya yang sengaja ia tutup. diketuk oleh orang yang tak disangkanya-Mario, kakak kelas yang paling menyebalkan. Perlahan rasa itu menyelinap, mengisi ruang kosong di hatinya. Haruskah ia menyerah lalu membiarkan putih masuk saat ia terlanjur nyaman dengan hitam? Satu hal yang Diandra tahu, ia harus pastikan bahwa ini benar-benar cinta.
I'm Laura [Charters School] by dhitapuspitan
dhitapuspitan
  • WpView
    Reads 383,402
  • WpVote
    Votes 23,957
  • WpPart
    Parts 18
[ completed. a little warning to all my new readers, the ending of this story will probably disappoint you ] Anna Morgan merasa Charters School bagaikan penjara meskipun tempat itu menyandang status sebagai asrama. Pekerjaan orang tuanya yang menuntut dirinya untuk menjadi salah satu dari sekian murid Charters. Sayang, Charters memiliki sesuatu yang gaib, yang entah mengapa selalu mengusik dirinya. Anna merasakan setiap detik dirinya menyendiri hal-hal aneh mendatanginya, terlebih gadis aneh yang sering kali ditemuinya. Dan semua sudah dimulai-bahkan-di hari pertama dirinya berada di Charters.
one more page by dhitapuspitan
dhitapuspitan
  • WpView
    Reads 51,507
  • WpVote
    Votes 3,480
  • WpPart
    Parts 12
xx
Lusa by dhitapuspitan
dhitapuspitan
  • WpView
    Reads 3,071,947
  • WpVote
    Votes 182,654
  • WpPart
    Parts 39
Kadang hati dan pikiran suka nggak berjalan seirama. Di satu sisi, Lusa nggak bisa bohong kalau ada rasa nyaman saat bersamanya. Namun, di sisi lain, Lusa masih berpegang teguh kalau ia menyukai yang lain. Sampai akhirnya, timbullah rasa bimbang. Bimbang untuk mengikuti si pikiran dengan satu nama atau si hati yang diam-diam mengkhianati pikiran dengan memilih nama lain.
Trust by dhitapuspitan
dhitapuspitan
  • WpView
    Reads 4,228,774
  • WpVote
    Votes 274,215
  • WpPart
    Parts 54
Hidupnya indah, pada masanya. Satu masalah datang membuatnya bertransformasi menjadi dia yang lain, yang tak dikenal dan tak mau dikenal. Hidupnya berubah hitam, monoton, tak bergairah. Namun, ketika muncul setitik harapan cerah yang datang untuk membantunya kembali bangkit, hal lain muncul. Ragu itu muncul ketika harus dihadapkan pada kata percaya. Percaya untuk percaya dengan ketulusannya, atau tidak percaya karena banyak asumsi buruk yang berputar di kepalanya. Bagaimana jika ketulusan itu hanyalah kepalsuan? Ketika ia percaya, hanyalah penyesalan yang tercipta. Namun, bagaimana jika sebaliknya, ketulusan itu benar-benar sebuah ketulusan? Namun, pada kenyataannya ia masih berada di antara keduanya. Berpikir antara ya dan tidak, antara percaya dan tidak percaya. Terpaku pada garis yang sama, dengan satu ragu untuk memilih jalan yang mana. Ia tak mau salah untuk memilih. Lagi. Karena terakhir kali ia percaya, yang dipercayai mengkhianatinya.
Troublemaker [Published] by dhitapuspitan
dhitapuspitan
  • WpView
    Reads 3,860,576
  • WpVote
    Votes 184,897
  • WpPart
    Parts 42
Bagi Derin, jatuh cinta ternyata nggak segampang meng-capture gambar lewat kamera. Tidak juga selalu manis dan renyah seperti potongan cheese cake yang selalu dia suka. Cinta ternyata tidak selalu menyenangkan seperti dalam kisah-kisah yang diceritakan. Sejak bertemu dengan Arka--cowok yang so-damn-cool kalau lagi unjuk trik di atas skateboard--Derin merasa waktu berjalan terlalu cepat. Rasanya, tiap saat ingin ia habiskan bersama Arka, meski itu sekadar duduk mengobrol saja. Namun, setelah mereka semakin akrab, Derin merasa ada yang janggal. Arka terllau tahu tentang dirinya. Segalanya. Termasuk masa lalu dan orang-orang yang tersangkut di dalamnya--yang sangat ingin ia lupakan. Apa motif Arka sebenarnya? Apakah Derin harus mulai menyiapkan diri untuk kecewa? Saat jatuh cinta, kau tahu, kau harus bersiap akan segala kemungkinan. Termasuk, harapan yang kadang tak sesuai kenyataan.