ayupitaloka24's Reading List
2 stories
HENOKH - My (Not So) Hot Pariban - ON GOING by FernandoSimandalahi
FernandoSimandalahi
  • WpView
    Reads 24,685
  • WpVote
    Votes 1,604
  • WpPart
    Parts 28
[[ATTENTION: Bacalah setidaknya dua bab, dijamin kamu bakal KETAGIHAN!!! And also, siapin jiwa dan raga untuk baper!!!]] Blurb: Saat pertama kali bertemu, Deborah Elena Hutagalung sama sekali tidak menyukai pariban yang sedang dijodohkan Bapak dengannya. Henokh, - walaupun memiliki suara bariton yang seksi -, berpenampilan tak terawat mulai dari ujung kepala hingga ke ujung kaki. Malah Abi yang kesengsem setengah mampus dengan pria itu, entah mengapa! Itulah sebabnya, Debb sudah yakin bahwa perjodohan yang direncanakan Bapak tidak akan berhasil sampai akhir zaman. Lagipula, dia sudah punya Novan, pacarnya yang menggemaskan. Henokh juga sudah memiliki Duma, walaupun saat ini wanita malang itu sedang terbaring koma. Namun, ketulusan cinta Henokh untuk pacarnya yang sedang sekarat membuka mata Debb untuk segala hal. Betapa banyak hal dalam diri pria itu yang layak untuk dipuja. Segalanya menjadi teramat rumit ketika perlahan cinta tumbuh di hati Debb untuk paribannya ... dan semakin mengerikan saat akhirnya Duma terbangun dari tidur panjangnya. Dan bagian tersulit adalah ketika jauh di lubuk hati yang paling dalam, Debb tidak ingin siapa pun terluka.
SWEET PARIBAN by ChristianSimamora
ChristianSimamora
  • WpView
    Reads 173,180
  • WpVote
    Votes 10,097
  • WpPart
    Parts 26
--- CHRISTIAN SIMAMORA adalah penulis serial bestseller #jboyfriend dan #vimanasingles. Buku terbarunya, HOW TO STAY SINGLE, sudah bisa dibeli di toko-toko buku besar seluruh Indonesia. --- Dengan gesture angkuh, Pariban membalikkan badannya dan berjalan keluar dari paviliun. Pandanganku mengawasi kepergianya, ketika menelusuri area pinggir kolam hingga mencapai pintu samping rumah. Sesuatu di dalam diri mendorong diriku untuk keluar dan memanggilnya. Sesuai harapanku, dia menoleh. "Gue juga mau berterus terang sama lo," kataku dengan suara keras, supaya terdengar sampai ke seberang sana. "Ucapan lo nggak sepenuhnya salah." "Maksudnya?" "Gue nggak bisa menyalahkan lo karena menilai gue nggak masuk kategori tipe ideal lo. Tapi, Pariban..., gue nggak akan munafik-" Aku melihat kepalanya dimiringkan untuk mendengarkanku lebih serius. "-I think you really are my type."