seven shots espresso
4 stories
HSS (1): Daisy by wulanfadi
wulanfadi
  • WpView
    Reads 2,479,666
  • WpVote
    Votes 196,180
  • WpPart
    Parts 22
Keluarga harmonis, teman-teman selalu ada di sampingnya, paras cantik, bahkan otak yang terbilang cerdas. Semua dimiliki oleh Judy. Apa pun yang kamu inginkan, dia punya. Tinggal sebutkan saja, Judy akan memberi dengan cuma-cuma-tentunya, dengan cara blak-blakan khasnya. Namun ada satu hal yang tidak dia miliki. Bunga daisy. Meski pengertiannya tidak secara harfiah. Dia Judyrastika, dan segudang cerita dan rahasia akan segera kamu ketahui dari perempuan ini.
Rain Sound by vachaa
vachaa
  • WpView
    Reads 5,238,435
  • WpVote
    Votes 402,551
  • WpPart
    Parts 42
(Telah Diterbitkan) Aku bingung kenapa banyak orang yang menyukai hujan. Saat kutanya, sebagian dari mereka mengatakan bahwa hujan itu romantis, beberapa berkata bahwa hujan itu menyejukkan, yang lainnya mengungkapkan bahwa hujan membawa ketenangan. Ada juga yang bilang bahwa hujan membawa keluar semua kenangan yang lama tersimpan rapi di sudut hati setiap orang. Kau juga suka hujan. Dan alasanmu adalah favoritku. Kau bilang hujan adalah anugerah Yang Maha Kuasa. Tetes-tetes yang turun membawa pesan dari langit dan setiap butirnya menyampaikan pesan yang menunggu untuk diinterpretasikan oleh setiap manusia. Saat hujan turun, kau selalu mengamatinya. Berusaha memaknai suara yang ditimbulkan oleh berjuta tetes air yang menghantam bumi. Aku sedikit demi sedikit mulai memahami jalan pikiranmu. Juga mulai memaknai bunyi hujan yang turun. Tes. Tes. Tes. Dan karena kepahamanku akan jalan pikiranmu itulah-- Aku membenci hujan. Copyright © 2014 by vachaa
Pelukable by sarvio
sarvio
  • WpView
    Reads 3,936,139
  • WpVote
    Votes 276,913
  • WpPart
    Parts 59
[SUDAH TERBIT] TERSEDIA DI TOKO BUKU! [SEBAGIAN BESAR PART SUDAH DIHAPUS] Bagaimana rasanya berada di antara cowok paling baik dan bad boy nomor satu di sekolah? Anindita. Tidak pintar, tidak juga cantik tapi dia adalah gadis yang ceria di sekolahnya. Kekanak-kanakan tapi itu yang membuatnya istimewa. Namun siapa sangka? Dia adalah gadis yang pemurung di rumahnya. Cengeng dan suka mengurung diri di kamar. Hidup Anindita hancur setelah kejadian di masa lalu yang menimpa keluarganya. Anindita menyukai Jingga, cowok paling pintar di sekolah. Di saat yang sama, datang Lingga, bad boy nomor satu di sekolah. Ada pula orang yang diam-diam menyukai Anindita dan memberinya coklat. Dari semua itu, Anindita hanya membutuhkan satu orang yang bisa menenangkan gadis itu dalam pelukkannya. Copyright © 2016 by sarvio #5 Teen Fiction [100717]
Athala [OG VERSION] by maharaniii_
maharaniii_
  • WpView
    Reads 8,899,191
  • WpVote
    Votes 537,599
  • WpPart
    Parts 47
#1 In Teen Fiction (22/01/2017) "Kenapa ya dari sekian banyak cewek di sekolah kita, harus banget yang gue tabrak itu si siapa tuh namanya?" Kavi memalingkan pandangannya dari atap kamar ke arah tiga temannya bergantian. "Athala," sahut Deny. "Iya siapa kek. Harus banget dia? Kayaknya sial mulu idup gue?" Kavi melempar handuknya ke atas tempat tidur. "Apa gue potong rambut aja kali ya?" "Lah? Apaan sih lo gila?" Divin yang sedang PS, reflek menghentikan permainannya. "Apa hubungannya Athala sama potong rambut?" "Yaa buang sial gitu maksud gue," "Si bahlul." Reno sontak tertawa. "Jadi menurut lo si Athala itu kesialan?" "Iyalah jelas. Sehari nganter dia aja gue udah males banget. Tau gitu gue tolak mentah-mentah." Kavi menghela nafasnya kasar. "Najis. Mana ada sih orang yang abis dianterin pulang ga ngucapin 'makasih' atau apa kek gitu. Ini mah apaan? Boro-boro ngomong makasih, senyum ke gue juga enggak. Ada ya? Cewek judes mampus kayak dia? Amit-amit."