Oxelpuspita
- LECTURAS 17,958
- Votos 865
- Partes 26
17+
Attention..
Dilarang menjiplak dan mengcopy karya orang lain.
Bijaklah membaca suatu karya
Jangan katakan Tuhan tidak adil dalam hidup mu, hanya karena kau belum menemukan tempat berlabuhnya tulang rusuk mu kau mengumpat pencipta??. Kau merasa yang paling buruk, sekarang diam dan dengarkan kisah tentang ku.
Hidup tak selamanya berjalan lancar, terkadang krikil tajam ikut serta dalam setiap hentakan langkah kita. Jadikan itu sebagai motivasi dalam hidup mu, cukup berjuang toh usaha tak akan pernah menghianati hasilkan.
Sang bulan menyapa matahari memerlukan waktu yang cukup lama, bagaimana rotasi dan evolusi menjadi jalan satu-satunya yang harus ditempuh oleh sang bulan tuk sampai pada sang surya.
Sama halnya dengan pelangi yang menyapa langit, pemilik warna mejikuhibinium itu harus rela melihat terlebih dahulu sang langit diterpa awan gelap dan gema petir yang siap menyambar sekelilingnya. Namun akhir dari semuanya pelangi akan bergelut manja pada langit dan memamerkan warna eksotisnya.
Belum cukup sampai disitu??
Sekarang lihat air terjun yang cukup tinggi itu, air itu jatuh kebawah dengan bunyi yang cukup mengelegarkan telinga. Pemandangan itu cukup indah bukan? Namun apa kalian tak mengetahui setiap kita jatuh dari ketinggian pasti akan mengalami sakit, sama halnya dengan air terjun tersebut. Namun akhir dari semuanya air tersebut berlabuh pada satu tempat dan saling menyapa bahkan bergumul bersama membawa gairah bagi yang merasakan hentakan suhu dinginnya.
21+