Nazwa 's Reading List
3 stories
Generasi ke-XII; Hayuning Sekar Kedhaton by TyalisPrameswari
TyalisPrameswari
  • WpView
    Reads 93,217
  • WpVote
    Votes 7,277
  • WpPart
    Parts 50
Kota Soeraandaru Jasminj Masyarakat Soeraandaru tidak menyadari bahwasanya telah banyak yang berubah di balik dinding kokoh Kedhaton. Kedhaton memang tampak tenang seperti biasanya, namun yang tidak mereka sadari dan tidak boleh mereka ketahui, seperti ada aturan mutlak yang tidak tertulis bahwa, dimulai dari generasi kepemimpinan Sri Sultan Soerasadewo ke-XI, dan diteruskan pada generasi ke-XII, pada generasi ini lah secara tidak langsung Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat melarang siapa pun di lingkungan Kedhaton untuk membicarakan perihal seorang selir. Sebab, menantu Kedhaton pada generasi ke-XII, yaitu B.R.Ay. Anaya Hayu Anindyaswari seperti merealisasikan ketakutan orang-orang Kedhaton jikalau hadir selir di Kedhaton. Maka, dalam rentan waktu beberapa hari kemudian, mereka akan menyaksikan tubuh seseorang terbujur kaku tanpa nyawa. "Jangan pernah kamu tinggalkan cunduk mentul ini, Nduk. Jadikan ia benda yang membuat calon lebah berpikir berpuluh-puluh kali berurusan denganmu." - G.K.R. Serena Kahiyang Ayu Waskita. "Nanti Yala minta tolong Mbak Seluni memalahi olang-olang yang dekat-dekat Mamas." - R.A. Dahayu Agniyara Andaru. "Lihat, Raden. Versi dewasa dan versi kecil sudah bergerak menjadi garda terdepan pelindung Hayu. Awas ya kamu tidak peka malah dekat-dekat gadis genit, tak tinggal kowe." - Yasa. "Saya?"- Raden. Main Cast : Sunghoon as G.R.M. Abyasa Hadyan Andaru. Pharita as Anaya Hayu Anindyaswari.
Kota Soeraandaru Jasminj Ver Wonwoo by TyalisPrameswari
TyalisPrameswari
  • WpView
    Reads 507,338
  • WpVote
    Votes 26,462
  • WpPart
    Parts 130
(Sedang revisi) (Akan segera terbit di Universe Publisher, part di Wattpad lengkap) Serena lahir di Kota Soeraandaru Jasmijn, ketika usianya menginjak 6 tahun dia sekeluarga pindah ke luar kota. Kedua orang tua Serena waktu itu memiliki pekerjaan di luar kota yang tidak memungkinkan untuk pulang pergi. Sejak saat itu Serena hanya sesekali kembali ke tanah kelahirannya saat usianya menginjak kepala dua, sekedar untuk menenangkan diri dari hiruk pikuk kota metropolitan. Selama berada di sana Serena tidak pernah merasakan apa-apa walaupun masih bertanya-tanya kenapa kota ini identik sekalian dengan bau bunga melati. Sebenarnya alasannya cukup nyata, sepanjang penglihatan Kota Soeraandaru Jasmijn banyak tanaman bunga melati, sama seperti nama kota ini. Tapi konon katanya, melati bukanlah yang menjadi poin utamanya, tapi tentang desas desus keluarga Kedhaton memiliki kekuatan mistis. Masyarakat mengatakan hal itu karena setiap Malam Satu Suro, tidak seorang pun diperbolehkan keluar dari rumah apa pun keadaannya. "Cah Ayu, jangan keluar rumah jika mendengar suara-suara langkah kaki kuda." Main Cast: Karina as Serena Kahiyang Ayu Waskita. Wonwoo as G.R.M Wasesa Mahadevan Andaru. Romance|Mystery|Fantasy.
Heart Stealing ♤ by Rain-Jay
Rain-Jay
  • WpView
    Reads 7,935,700
  • WpVote
    Votes 350,257
  • WpPart
    Parts 45
Arjuna bertemu dengan Maudy tepat ketika pria itu kembali ke negara kelahirannya. Perjodohannya dengan wanita lain membuat Arjuna berperang dengan obsesinya terhadap gadis mungil itu. *** Arjuna Kendrick baru menunjukkan batang hidungnya setelah beberapa tahun tinggal di Jerman. Kepulangannya itu membawanya bertemu dengan Maudy Kafael, seorang gadis mungil yang saat itu berniat mengembalikan kartu ATMnya, dan secara kebetulan, keesokan harinya ia kembali melihat wajah gadis itu saat sedang mengisi acara musik tahunan yang dihadirinya. Mungil, lucu, dan cuek. Maudy selalu menghabiskan hari-harinya dengan menarikan jemarinya di atas tuts piano untuk memainkan alunan-alunan nada yang indah. Tak pernah terbayangkan sebelumnya ia akan mengenal seorang miliuner muda seperti Arjuna Kendrick. Semua berjalan menyenangkan pada awalnya, sampai seorang gadis licik dan gila yang dijodohkan dengan Arjuna mengancamnya keselamatannya. Saat satu demi satu kesalahpahaman memperburuk segalanya, Maudy memilih untuk menarik diri... Cover Design by Sabrina Mirza