REKOMENDASI
7 stories
Namamu Dalam Sujudku  por ansftr16_
ansftr16_
  • WpView
    LECTURAS 16,412
  • WpVote
    Votos 858
  • WpPart
    Partes 16
Ar-Rahman surat itu adalah surat yang selalu dibaca oleh orang-orang untuk menenangkan hatinya. Berharap kepada Allah untuk kebaikan hidupnya. Kata ummi "Barangsiapa yang membaca surat Ar-Rahman, Allah akan menyayangi kelemahannya dan meridhai nikmat yang dikaruniakan padanya." Selama itu pula Arsya selalu membaca surat Ar-Rahman untuk menenangkan hatinya setiap sedang tidak tenang. 🎭🎭🎭 Disebuah rumah perkomplekan minimalis Khanza merasa nyaman bila berada dilingkup keluarga yang damai dan tentram. Tidak ada perdebatan keluarga setiap harinya yang sangat menggangu pendengarannya. Saat subuh kembali tiba Khanza mendengar suara seorang laki-laki yang tengah membaca Alquran, suara nya merdu dan senada dengan bacaannya 'subhanallah' kata itu dengan tidak sengaja diucapkan oleh Khanza didalam hatinya. "Siapa laki-laki yang tengah membaca Alquran didini hari seperti ini?"
Darka 2 por khairanihasan
khairanihasan
  • WpView
    LECTURAS 3,130,357
  • WpVote
    Votos 17,174
  • WpPart
    Partes 7
[TELAH TERSEDIA DI TOKO BUKU SELURUH INDONESIA] Ada kalanya Tuhan sengaja. Membiarkan satu diantara kita lupa. Mungkin Tuhan tidak membiarkan kita merasakan sakit yang sama. Walaupun aku tidak tau, kenapa kita bertemu lagi?
My Ice Boy [Completed] por pitsansi
pitsansi
  • WpView
    LECTURAS 24,797,018
  • WpVote
    Votos 1,939,974
  • WpPart
    Partes 54
[SUDAH TERBIT - sebagian part sudah dihapus] #1 in Teen Fiction [11-02-18] "Karena beku adalah cara gue bertahan" _________ "Kalo si Kutub Es itu natap lo lebih dari lima detik, cuma ada dua kemungkinan. Yang pertama, dia marah besar sama lo. Dan yang kedua, dia jatuh cinta sama lo." __________ Warning: cerita ini bukan cerita biasa. Banyak teka teki yang asyik buat dipecahin sama-sama. Udah siap main teka teki bareng? Start: 10/09/17 End: 19/03/18
Assalamualaikum Calon Imam ✔ por morfemima
morfemima
  • WpView
    LECTURAS 4,378,028
  • WpVote
    Votos 156,966
  • WpPart
    Partes 22
Nafisya Kaila Akbar, lima belas tahun memendam perasaan pada sosok pria yang menjadi tetangganya, Jidan Ramdani. Namun pria itu hanya menganggapnya anak kecil yang tak pernah tumbuh dewasa. Beranjak dewasa, Nafisya tahu. Jidan menyukai kakaknya sendiri. Saat tengah patah hati karena hal tersebut, dia harus terikat dengan seorang laki-laki yang selama ini diseganinya. Alif Syaibani Alexis, dosen anfismannya di kampus. Laki-laki itu berkata; "Tetaplah menjadi seperti Aisyah meski sudah tak ada pria seperti Muhammad, belajarlah mencintai saya seperti Fatimah, meski saya tak sebaik Ali." ___ Genre: Romance Spritual Status: Selesai Penerbit: Coconutbooks Tahun Terbit: 2017 Copyright © 2017 by Ima Madani Instagram: @morfemima / @ima.madani Email: morfemima@gmail.com
Langkah Kaki | END por Shineeminka
Shineeminka
  • WpView
    LECTURAS 2,384,682
  • WpVote
    Votos 223,513
  • WpPart
    Partes 34
Sequel Mencintaimu Dalam Doa | Part sudah tidak lengkap | Proses Penerbitan. Kaki ini akan terus melangkah. Tidak akan pernah istirahat sampai menapaki pemberhentian terakhir dan aku harap pemberhentian terakhir itu adalah surga-Nya
About Dimas por Anisajdjfnkd
Anisajdjfnkd
  • WpView
    LECTURAS 265
  • WpVote
    Votos 26
  • WpPart
    Partes 10
"mbem"panggilan seseorang dari belakang "Paan?"ucap gw dengan nada sewot Gw pun berhenti ditengah jalan dan menghadap kebelakang seketika tubuh gw ambruk karena tertabrak tubuhnya yang besar dan tinggi Saat gw mau teriak dalam hitungan Satu... Dua... Tiga... "Aaaaaaaa..."dia pun langsung membekap mulut gw dan langsung membopong gw ke trotoar Hati gw berdegup kencang diatas batasan normal rasanya gw ingin terbang ke suatu tempat lalu menumpahkan rasa kebaperan gw "Gw jatuh gak kak"gw pun ngecek semua bagian tubuh gw tapi ternyata masih utuh semua,"yah kok gak jadi nyium aspal sih" Modus dikit boleh kan. 👻👻👻
HUJAN | END por Shineeminka
Shineeminka
  • WpView
    LECTURAS 6,410,030
  • WpVote
    Votos 540,517
  • WpPart
    Partes 41
Tanpa mempedulikan air hujan yang mulai membasahi tubuhnya, Arlita berjalan ke arah Revan. Dia berdiri tepat di depan Revan. Kepalanya menunduk dalam, "Maafin aku, Van. Maafin aku kalau aku pernah bikin kamu sakit hati." "Aku cinta kamu, Arlita." Tubuh Arlita otomatis mundur beberapa langkah. Matanya mengerjap bingung. Apa yang barusan dia dengar? Revan mencintainya? Dia mengatakan kata maaf, namun kenapa Revan malah membalasnya dengan kata cinta?