enengpit
Hai...
Aku yang akan bercerita kali ini, ini adalah kisahku, Aninisya Hanum Salsabila.
Okay, mulai dari mana ya? Tunggu, kalian suka cerita klise nggak sih? Seperti misalnya cerita anak SMA yang jatuh cinta sama temannya sendiri. Ini akan biasa aja sih, tapi aku akan tetap ceritakan.
Jadi, saat masih kecil, aku dan kedua orang tuaku harus pindah dari Bandung ke Jakarta. Seperti cerita pada umumnya, aku dapat teman baru, teman yang akhirnya sudah seperti keluarga. Dia yang belasan tahun ku kenal, dengan segala tingkah lakunya, yap, aku jatuh cinta. Aku akui itu, entah sejak kapan, rasanya tidak pernah muncul begitu saja, tapi juga tidak tiba-tiba kurasakan.
Seolah semua sudah terjadi sejak pertama kali dia mengulurkan tangannya padaku. Membantuku bangun dari jatuh akibat naik sepeda. Seolah saat itu aku memang sudah jatuh padanya, pada pesona mata indah yang teduh sekaligus tegas, yang dari mulai usiaku masih tujuh tahun, hingga kini aku remaja. Rasanya aku memang sudah menyimpan hatiku untuknya, untuk seorang laki-laki tinggi yang mulai bisa mengerlingkan matanya padaku, dia adalah temanku, teman masa kecilku, Giyantara Dewangga.
Walaupun mungkin, perasaan Giyan bukan tersimpan untukku. Yah... mari tetap dengarkan aku bercerita, apapun hasilnya nanti.
Follow, vote, komen, share
start : 19 juli 2021
on going
Rewrite on 2024
Rewrite on 2025