Riennala's Daftar bacaan
3 stories
Toko Permen Helianthus: ARC 2 by fauziapaw
fauziapaw
  • WpView
    Reads 6,758
  • WpVote
    Votes 846
  • WpPart
    Parts 5
Toko permen itu ada di Ujung jalan. Oh ya? kalian sudah tahu? sepertinya memang video tic-tac tersebar dengan cepat ya. belakangan Toko Permen Helianthus trending karena maskot lucunya yang bisa bermain piano. kata Pak Marco sih ini menguntungkan karena jadi banyak orang yang datang, tapi ada satu hal yang cukup megkhawatirkan. Bagaimana kalau wujud sesungguhnya di balik maskot singa itu diketahui publik? . . "hahaha, kau dengar darimana gosip nyeleneh begitu. Mana mungkin artis femes yang sedang kena skandal itu bersembunyu di sini, hahaha!" -Marco, 27 tahun, Pemilik Toko. "Kalau kamu ke sini nggak untuk membeli permen, kuminta kamu untuk keluar. Mba Riko. berapapun uang yang kau beri, nggak akan kubiarkan kau bertemu dengannya." - Nana, 19 tahun, kasir. "... Loh loh, nggak bahaya ini ta?" PesulapMerah, 25th, Entertainer. "Kamu bermain musik untuk apa?" - TimesNewMorgan, 47 tahun, Preman Kota. . . [BAGIAN PERTAMA bisa dibaca di webtoon indonesia dengan judul Toko Permen Helianthus.]
Panduan Bersosialisasi Untuk Anak Kuper! [END] by kontradiktif
kontradiktif
  • WpView
    Reads 98,905
  • WpVote
    Votes 19,184
  • WpPart
    Parts 13
[CERBUNG] [Terdaftar dalam Daftar Panjang & Daftar Pendek Wattys 2018!] #6 dalam Cerita Pendek (21/5/17) "Kamu kok nggak pernah ngajak temen main ke rumah sih?" Kalau bukan karena Mama, aku tidak akan mau membeli buku panduan konyol itu! © ANIS 2017 Pertama kali dipublish : 4 Maret 2017.
Lukisan Lembayung by fauziapaw
fauziapaw
  • WpView
    Reads 852
  • WpVote
    Votes 73
  • WpPart
    Parts 2
Gadis kecil itu selalu datang setiap sore, menggangguku dan pekerjaanku. tapi... siapa sangka? dibalik tingkah cerianya selama ini tersimpan kesepian yang mendalam. Ah, merepotkan saja..., kalau bisa aku tidak akan mengacuhkannya tapi sepertinya Tuhan berkehendak lain. yah... aku memang pria yang tak berdaya menghadapi takdir. . . "kakak harus membantu Yuu! Boleh ya? Tolong bantu Yuu menggambar..."