untuk dibaca sekali duduk
40 قصة
Pembunuhan Ritual - (Ibu, Maafkanku Yang Telah Membunuhmu) بقلم HandyTrisakti
HandyTrisakti
  • WpView
    مقروء 2,042
  • WpVote
    صوت 100
  • WpPart
    فصول 1
Di suatu kampung yang terpisah dari dunia luar. Adat istiadat sangat dipegang teguh. Termasuk ritual pengorbanan manusia yang terjadi tahunan. Ketika ibunya ditunjuk menjadi korban, seorang bocah bertekat untuk mendobrak tradisi ini.
Mie Instan Rebus dikala Hujan بقلم elektronvalensi
elektronvalensi
  • WpView
    مقروء 384
  • WpVote
    صوت 105
  • WpPart
    فصول 1
[CERPEN SATU BAB] kelak uap dari mie instant rebus dengan telur setengah matang yang dibuat ibu saat hujan adalah hal yang paling dirindukan. ©Copyright 2020
Mereka yang penuh rasa keingintahuan بقلم elektronvalensi
elektronvalensi
  • WpView
    مقروء 224
  • WpVote
    صوت 71
  • WpPart
    فصول 1
[CERPEN SATU BAB] Namun rasa keingintahuan mereka bukanlah dalam hal yang bagus. ©Copyright 2020
+2 أكثر
Mereka Yang Merendah Untuk Meninggi بقلم elektronvalensi
elektronvalensi
  • WpView
    مقروء 826
  • WpVote
    صوت 204
  • WpPart
    فصول 1
[CERPEN SATU BAB] kalau mau dipuji tidak usah merendah. aku tahu maksudmu. ___ ©Copyright 2019
+1 أكثر
Mereka Yang Merendahkan Tapi Katanya Hanya Bercanda بقلم elektronvalensi
elektronvalensi
  • WpView
    مقروء 413
  • WpVote
    صوت 120
  • WpPart
    فصول 1
[CERPEN SATU BAB] Mereka adalah orang yang berbicara tanpa berpikir dulu lalu dengan mudahnya ia bilang semua itu hanya bercanda. ___ ©Copyright 2020
Tawa [END] بقلم kontradiktif
kontradiktif
  • WpView
    مقروء 23,004
  • WpVote
    صوت 4,218
  • WpPart
    فصول 9
Sayup-sayup, telingaku dapat mendengar tawa-tawa kosong; janji-janji kepalsuan; juga angan-angan kebohongan. Dunia ini benar-benar memuakkan. © Anis 2017.
+2 أكثر
Puan, Mengapa Para Petinggi Itu Panjang Umurnya? بقلم AYUTIEN
AYUTIEN
  • WpView
    مقروء 33,369
  • WpVote
    صوت 6,078
  • WpPart
    فصول 1
Wanita itu begitu lesu saat datang padaku, "Maukah Tuan membantu negeriku?" [ONESHOOT] pernah dipublish di blog pribadi: tienosaurus.wordpress.com copyright © 2015 AYUTIEN All Rights Reserved
The Chronicle Of Ugly People بقلم AYUTIEN
AYUTIEN
  • WpView
    مقروء 39,732
  • WpVote
    صوت 4,817
  • WpPart
    فصول 1
Ketika orang-orang yang tak rupawan itu jatuh cinta...
Sampah #7: Masker Bedah بقلم kontradiksi
kontradiksi
  • WpView
    مقروء 5,009
  • WpVote
    صوت 1,252
  • WpPart
    فصول 1
"Jadi, saya harus bayar berapa?" Mencuri dengar itu tidak baik, bukan? Siapa tidak tahu hal itu? Tidak ada. Siapa yang peduli? Tidak ada juga. Apalagi, aku mendengar namaku disebut. Rasa penasaranku terlanjur menggebu-gebu. Bagaimana tidak? Ayahku akhirnya menelepon koleganya. "Empat puluh saja, Pak." Untung bagiku, ayah selalu memasang telepon dalam volume keras. Tidak perlu sampai berjongkok dalam gelap, jawaban di seberang sana sudah jelas terdengar. "Tapi anak saya bener bisa masuk kedokteran?" Jantungku berdegup kencang. Liar. Jawaban kolega ayah akan menentukan nasibku. Jawaban yang bisa menjadi penolakan kelima, atau sebaliknya. "Bisa. Nanti ikut tes untuk formalitas. Sisanya akan saya urus." [Sekarung Sampah Untuk Indonesia #7]
Sampah #1: Bungkus Rokok بقلم kontradiksi
kontradiksi
  • WpView
    مقروء 16,187
  • WpVote
    صوت 3,118
  • WpPart
    فصول 1
Hampir tiga tahun. Selama itu aku berjuang setengah mati demi satu kursi kedokteran di universitas negeri. Konon katanya biayanya tidak semahal swasta. Tapi aku juga tidak ambil pusing karena pemerintah masih berbaik hati memberikan Bidikmisi. Semoga saja aku bisa lolos dengan Bidikmisi. Semoga. Ayah dan Ibu tidak terlalu berharap. Mungkin mereka tidak bilang secara tersurat, tapi aku tahu mereka lebih senang kalau aku memilih jurusan yang semesternya sedikit. Biar cepat lulus. Cepat dapat uang. [Sekarung Sampah Untuk Indonesia #1]