untuk dibaca sekali duduk
40 stories
Pembunuhan Ritual - (Ibu, Maafkanku Yang Telah Membunuhmu) by HandyTrisakti
HandyTrisakti
  • WpView
    Reads 2,041
  • WpVote
    Votes 100
  • WpPart
    Parts 1
Di suatu kampung yang terpisah dari dunia luar. Adat istiadat sangat dipegang teguh. Termasuk ritual pengorbanan manusia yang terjadi tahunan. Ketika ibunya ditunjuk menjadi korban, seorang bocah bertekat untuk mendobrak tradisi ini.
Mie Instan Rebus dikala Hujan by elektronvalensi
elektronvalensi
  • WpView
    Reads 379
  • WpVote
    Votes 105
  • WpPart
    Parts 1
[CERPEN SATU BAB] kelak uap dari mie instant rebus dengan telur setengah matang yang dibuat ibu saat hujan adalah hal yang paling dirindukan. ©Copyright 2020
Mereka yang penuh rasa keingintahuan by elektronvalensi
elektronvalensi
  • WpView
    Reads 222
  • WpVote
    Votes 71
  • WpPart
    Parts 1
[CERPEN SATU BAB] Namun rasa keingintahuan mereka bukanlah dalam hal yang bagus. ©Copyright 2020
Mereka Yang Merendah Untuk Meninggi by elektronvalensi
elektronvalensi
  • WpView
    Reads 823
  • WpVote
    Votes 204
  • WpPart
    Parts 1
[CERPEN SATU BAB] kalau mau dipuji tidak usah merendah. aku tahu maksudmu. ___ ©Copyright 2019
Mereka Yang Merendahkan Tapi Katanya Hanya Bercanda by elektronvalensi
elektronvalensi
  • WpView
    Reads 411
  • WpVote
    Votes 120
  • WpPart
    Parts 1
[CERPEN SATU BAB] Mereka adalah orang yang berbicara tanpa berpikir dulu lalu dengan mudahnya ia bilang semua itu hanya bercanda. ___ ©Copyright 2020
Tawa [END] by kontradiktif
kontradiktif
  • WpView
    Reads 22,979
  • WpVote
    Votes 4,210
  • WpPart
    Parts 9
Sayup-sayup, telingaku dapat mendengar tawa-tawa kosong; janji-janji kepalsuan; juga angan-angan kebohongan. Dunia ini benar-benar memuakkan. © Anis 2017.
Puan, Mengapa Para Petinggi Itu Panjang Umurnya? by AYUTIEN
AYUTIEN
  • WpView
    Reads 32,958
  • WpVote
    Votes 6,020
  • WpPart
    Parts 1
Wanita itu begitu lesu saat datang padaku, "Maukah Tuan membantu negeriku?" [ONESHOOT] pernah dipublish di blog pribadi: tienosaurus.wordpress.com copyright © 2015 AYUTIEN All Rights Reserved
The Chronicle Of Ugly People by AYUTIEN
AYUTIEN
  • WpView
    Reads 39,641
  • WpVote
    Votes 4,810
  • WpPart
    Parts 1
Ketika orang-orang yang tak rupawan itu jatuh cinta...
Sampah #7: Masker Bedah by kontradiksi
kontradiksi
  • WpView
    Reads 4,990
  • WpVote
    Votes 1,249
  • WpPart
    Parts 1
"Jadi, saya harus bayar berapa?" Mencuri dengar itu tidak baik, bukan? Siapa tidak tahu hal itu? Tidak ada. Siapa yang peduli? Tidak ada juga. Apalagi, aku mendengar namaku disebut. Rasa penasaranku terlanjur menggebu-gebu. Bagaimana tidak? Ayahku akhirnya menelepon koleganya. "Empat puluh saja, Pak." Untung bagiku, ayah selalu memasang telepon dalam volume keras. Tidak perlu sampai berjongkok dalam gelap, jawaban di seberang sana sudah jelas terdengar. "Tapi anak saya bener bisa masuk kedokteran?" Jantungku berdegup kencang. Liar. Jawaban kolega ayah akan menentukan nasibku. Jawaban yang bisa menjadi penolakan kelima, atau sebaliknya. "Bisa. Nanti ikut tes untuk formalitas. Sisanya akan saya urus." [Sekarung Sampah Untuk Indonesia #7]
Sampah #1: Bungkus Rokok by kontradiksi
kontradiksi
  • WpView
    Reads 16,135
  • WpVote
    Votes 3,111
  • WpPart
    Parts 1
Hampir tiga tahun. Selama itu aku berjuang setengah mati demi satu kursi kedokteran di universitas negeri. Konon katanya biayanya tidak semahal swasta. Tapi aku juga tidak ambil pusing karena pemerintah masih berbaik hati memberikan Bidikmisi. Semoga saja aku bisa lolos dengan Bidikmisi. Semoga. Ayah dan Ibu tidak terlalu berharap. Mungkin mereka tidak bilang secara tersurat, tapi aku tahu mereka lebih senang kalau aku memilih jurusan yang semesternya sedikit. Biar cepat lulus. Cepat dapat uang. [Sekarung Sampah Untuk Indonesia #1]