Indo Vibes
4 stories
Favorite Troublemaker [NoMin] by strawbaelee
strawbaelee
  • WpView
    Reads 17,703
  • WpVote
    Votes 2,894
  • WpPart
    Parts 17
Hidup Baskara sudah cukup berwarna; walaupun hanya ada hitam, putih, dan abu. Tapi Nael menyusup dengan warna pink nya yang bertabrakan. Kacau, menyusahkan, unik, dan... terkadang membuat penasaran. Baskara tidak tahu dosa apa yang ia lakukan di masa lalu sampai ditakdirkan memiliki tetangga unit apartment yang... membuat hari-harinya berwarna-warni. Ugh, maksudnya berantakan! [ Romance • Age Gap • Fluffy • Lokal ]
GRAVITASI [NOMIN] by harleyxxuin
harleyxxuin
  • WpView
    Reads 44,228
  • WpVote
    Votes 5,665
  • WpPart
    Parts 29
Sebagai pewaris Apollone, Soran Apollo terbiasa menilai segala sesuatu berdasarkan presisi, estetika dan kesempurnaan. Hidupnya benar-benar cantik... seperti Kai Apollo yang hidup kembali. Ia adalah garis lurus yang tak tersentuh. Sampai ia menemukan Bulan Adiwangsa. Di balik layar maya, Bulan adalah sosok yang indah. Sosok selama ini menjadi satu-satunya tempat Soran meluangkan waktunya, partner diskusi yang ia yakini berpijak di kedewasaan yang sama. Soran mencintainya dengan asumsi bahwa mereka adalah dua jiwa yang setara. Namun, layaknya Bumi dan Bulan, kedekatan mereka hanyalah ilusi optik semesta. Ketika pertemuan yang didambakan akhirnya terjadi, Soran harus menelan realita pahit. Bahwa gravitasi di antara mereka bukan diciptakan untuk menyatukan, melainkan untuk memisahkan. Ada satu kebohongan besar yang tersimpan di balik nama indah itu. Sebuah jarak yang tidak bisa dijembatani oleh perasaan, melainkan dipisahkan oleh moral dan waktu. Soran mengira ia sedang menjemput masa depannya. Nyatanya, Bulan Adiwangsa adalah masa lalu yang tak seharusnya ia sentuh. Namun... sejauh apapun mereka melangkah, gravitasi akan tetap menarik Bulan agar tidak hilang dari sang "Bumi".
SIKLUS [NOMIN] by harleyxxuin
harleyxxuin
  • WpView
    Reads 12,070
  • WpVote
    Votes 1,672
  • WpPart
    Parts 14
"Minggir. Lo ngehalangin jalan." Itu adalah kalimat pertama yang diucapkan Kyran Djojokoesoemo kepada Naoki Ryu. Bukan sapaan memuja, bukan tatapan terpesona. Hanya perintah dingin dan tatapan datar seolah Naoki adalah onggokan sampah di tengah jalan. Bagi seluruh kampus, Naoki Ryu adalah dewa. Mahasiswa Arsitektur blasteran Jepang, jenius estetika, dan player paling dicari yang bisa mendapatkan siapa saja hanya dengan satu kedipan mata. Tapi tidak bagi Kyran. "Hah? Lo gak tau gue siapa?" tanya Naoki, harga dirinya terusik hebat. "Gak penting. Not impressed. Now move." Detik itu juga, perang dimulai. "Freak abis. Caper." pikir Kyran. "Kaku banget. Sombong." batin Naoki. Bertekad membuktikan bahwa Kyran salah, Naoki mulai mengusik hidup si Tuan Muda Teknik Sipil yang tenang itu. Namun Naoki lupa satu hal, Kyran bukan bangunan fasad yang mudah runtuh. Tanpa sadar, Naoki justru menjebak dirinya sendiri dalam sebuah siklus. Datang untuk mengacau, tapi selalu pulang mengetuk pintu apartemen Kyran untuk memohon perlindungan saat dunianya hancur. Sebuah kisah tentang siklus hubungan antara Mr. Casually Cruel yang hobi lari, dan Mr. Perfectly Fine yang terlalu sabar menunggu. Siapa yang akan patah duluan?
ASIMETRIS [NOMIN] | END by harleyxxuin
harleyxxuin
  • WpView
    Reads 458,275
  • WpVote
    Votes 34,310
  • WpPart
    Parts 56
Kenal Galaksi? Si Pangeran Arsitektur yang digosipin seantero kampus. Si Casanova yang kalau senyum bikin pondasi hati runtuh. Orangnya kaku, presisi, dan logis. Pokoknya, "anak Teknik banget". Kenal Sena? Si anak DKV yang kalau nggak di studio, ya di kosan. Dunianya penuh cat, deadline, dan imajinasi liar. Orangnya bebas, ekspresif, dan kadang sedikit berantakan. Pokoknya, "anak FSRD banget". Dua manusia dari dua planet berbeda ini tidak saling kenal selama dua tahun, sampai sebuah kejadian yang tidak disengaja memulai bencana. Sejak saat itu, hidup Sena yang penuh warna jadi makin "ramai". Tiba-tiba harus pusing mikirin maket Galaksi yang hancur, kanvasnya yang abstrak karena noda kopi, sampai harus ngadu ke Galaksi karena ban mobilnya dikempesin pas nekat parkir di teritori Teknik. Kenapa harus Galaksi? Entah, sepertinya wajah Galaksi memang paling pas untuk dikomplain. Kata orang, benci itu tanda cinta. Kalau untuk Galaksi dan Sena, benci itu tanda... sial. Tapi kalau kesialan itu terjadi terus-terusan, jangan-jangan memang sudah takdirnya.