Dah
7 stories
Hubungan Dasar Filsafat dan Sastra oleh tionurhayanto
tionurhayanto
  • WpView
    Membaca 23,015
  • WpVote
    Suara 835
  • WpPart
    Bagian 4
Banyak orang bertanya-tanya apa itu filsafat? Bagaimana penyampaian pemikiran tersebut? Apakah ada ketersangkutan filsafati dengan karya sastra sebagai bahan penyampaian? Semoga tulisan ini-minimal, membantu membuka pintu kecintaan pemahaman tentang filsafat dan sastra.
Embara Sangkala [TAMAT] oleh devamoyas
devamoyas
  • WpView
    Membaca 30,391
  • WpVote
    Suara 3,813
  • WpPart
    Bagian 14
Seri #5 Humaniorama [untuk usia 15 tahun ke atas] Seandainya kamu bisa memutar waktu, apa kamu benar-benar ingin kembali ke masa lalu untuk memperbaiki kesalahanmu? Kalau jawabannya ya, tulisan ini dipersembahkan khusus untukmu.
Persona: Menjadi Baik, Bukan Palsu [TAMAT] oleh devamoyas
devamoyas
  • WpView
    Membaca 148,747
  • WpVote
    Suara 18,858
  • WpPart
    Bagian 27
Seri #2 Humaniorama Ada pepatah Jepang yang mengatakan bahwa setiap manusia itu memiliki tiga wajah. Wajah pertama adalah wajah yang ditunjukkan ke semua orang. Wajah kedua adalah wajah yang ditunjukkan ke orang-orang terdekat. Wajah ketiga adalah wajah yang tidak pernah ditunjukkan ke siapapun, itulah wajah yang sebenarnya.
Segelas Susu oleh ReyhanIsmail
ReyhanIsmail
  • WpView
    Membaca 2,390
  • WpVote
    Suara 229
  • WpPart
    Bagian 11
Segelas Susu adalah kumpulan cerita pengalaman pribadi saya. Saya mengarsipkan sebagian ingatan itu di sini. Tentang penolakan, melepaskan, dan mengikhlaskan yang tidak bisa dipaksakan. Sebagian pernah dimuat di blog. Sisanya saya buang ke dalam tulisan ini. Semoga kau masih punya waktu untuk mendengarkan. Untuk cerita selanjutnya. Biar enak ; Mari kita duduk minum dulu.
White House oleh AnggaYudatama
AnggaYudatama
  • WpView
    Membaca 11,592
  • WpVote
    Suara 2,842
  • WpPart
    Bagian 31
[15+] Karena masa lalu yang kelam, Gintan terpaksa harus mengabdikan dirinya pada kediaman orang kaya bernama Hernandia. Rumah yang begitu besar dan mewah, serta berbalut cat putih yang kian membuatnya elegan. Namun, putih bukan berarti suci. Ada rahasia kelam dan peristiwa berdarah yang menjadi pondasi kokoh rumah tersebut. Sebuah alasan mengapa rumah itu tetap berdiri di balik asal-usul yang mengerikan. Gintan yang tak punya pilihan lain, harus mengungkap kebenaran di balik cat berwarna putih itu. Apalagi, situasi kian memburuk ketika satu per satu dari mereka meregang nyawa. Ditambah, sosok dari masa lalu yang ikut menghantuinya kembali. Mampukah Gintan membongkar topeng yang berdiri tegak di hadapan mereka? Masa lalu seperti apakah yang terus membayangi hidupnya? Rank : 1. Rank #68 on Misteri/Thriller 16-04-2017 2. Rank #2 on House 28-08-2018 3. Rank #26 on Kill 03-09-2018 4. Rank #7 on Case 30-08-2018 5. Rank #4 on Tegang 11-07-2018 Cover by Aulya Sevina D
Goldie vs Gretta oleh udinmu
udinmu
  • WpView
    Membaca 573,663
  • WpVote
    Suara 30,194
  • WpPart
    Bagian 57
Goldie tentang Gretta "Gue gak paham itu anak, di antara semua cewek di sekolah, cuma dia yang benci gue sebegitu bencinya. Iya sih gue suka gangguin dia, dari dulu. Soalnya anaknya lucu kalau lagi ngamuk, kaya Harimau Betina. Tapi selucu apa pun dia kalau lagi marah, pembalasan dendamnya dia nggak akan kelihatan lucu di gue. Nggak sama sekali. Itu anak sekali sadis, sadis banget." Gretta tentang Goldie "Manusia paling gak bisa liat gue bahagia dalem waktu sedetik. Ada aja ulahnya. Suka jahilin orang, nakal! Heran aja dia banyak fansnya. Kalau udah jahil, dia jahilnya nggak ketulungan. Enak ditampol, pakai sekop. Gue kira dia baik, karena mukanya yah bisa dibilang enak diliat. Eh ternyata, anak yang sangat luar biasa dengan tingkat bolos jam pelajaran yang tinggi dan nilai yang tinggi. Dia pinter, nggak pernah nggak ranking 1. Tapi tetap nyebelin kaya tai." - ⚠Peringatan!⚠ Banyak menggunakan kata-kata makian dan adegan yang hanya boleh dibaca remaja 16 tahun ke atas. Yang masih belum cukup umur harap bijaksana dalam membaca. Slow update for some reasons. Regard, Udinmu.
VIDE oleh dunstblau
dunstblau
  • WpView
    Membaca 1,750,137
  • WpVote
    Suara 96,681
  • WpPart
    Bagian 74
[ F I N I S H E D ] "Angkat kepala lo." Gue diem seperti biasa. "Liat gue." "Apa? gue ga percaya. dan ga akan percaya." "Gimana lo mau percaya kalo lo gapernah liat mata gue kalo ngomong? gue serius kali ini." "Lo pernah ngomong hal yang sama dulu." "Makanya gue minta lo buat ngebuktiin kalo gue kali ini beneran serius. liat gue, Le."