Ice cream cake
10 stories
Fools by gendhis-dewi
gendhis-dewi
  • WpView
    Reads 1,265
  • WpVote
    Votes 157
  • WpPart
    Parts 1
Percayalah, aku juga mengasihani diriku sendiri. Copyright © 2016 by gendhis-dewi, All Rights Reserved.
Sepatu Untuk Anaya [2/2 END] by voltase
voltase
  • WpView
    Reads 23,424
  • WpVote
    Votes 3,208
  • WpPart
    Parts 3
"Tunggulah sebentar, Nak, akan Ayah bawakan sepatu paling hebat yang pernah kau punya." Sepatu Untuk Anaya © adhade
About the Girl Who Read Newspapers by prohngs
prohngs
  • WpView
    Reads 21,175
  • WpVote
    Votes 4,097
  • WpPart
    Parts 1
[1/1] Dia bilang, waktunya sebentar lagi. Dia bilang, kehadiranku membuatnya ingin memiliki lebih banyak waktu. Dia bilang, dia tidak seharusnya mengenalku. Dia bilang, selamat tinggal. Dia bilang, pergi, Rai.
About the Girl Who Took Pictures by prohngs
prohngs
  • WpView
    Reads 23,534
  • WpVote
    Votes 4,169
  • WpPart
    Parts 1
[1/1] Kuharap, aku tidak pernah tahu isi kamera gadis itu.
Lelaki Tua yang Kehilangan Teman Baiknya by prohngs
prohngs
  • WpView
    Reads 12,897
  • WpVote
    Votes 3,218
  • WpPart
    Parts 1
[1/1] Seperti kata Dul, dia tidak mati. Hanya hilang. Seperti jam tanganku--dia masih ada, masih bisa dicari dan ditemukan. Hanya saja, di mana?
About the Girl Who Dressed in Black by prohngs
prohngs
  • WpView
    Reads 21,971
  • WpVote
    Votes 4,114
  • WpPart
    Parts 1
[1/1] Hal yang kutahu mengenai gadis itu: dia suka warna hitam.
Pukul Sembilan by expellianmus
expellianmus
  • WpView
    Reads 27,875
  • WpVote
    Votes 4,314
  • WpPart
    Parts 1
[1/1] Bagiku, ucapan selamat malam adalah ucapan penghargaan untuk seseorang karena telah berhasil melewati harinya. Dan bagiku, ucapan selamat malam harus diucapkan sebelum pukul sembilan. Karena setelah pukul sembilan, aku seperti mayat berjalan. Dan karena hidupku, bisa dibilang, berakhir pada pukul sembilan.
The House of the Montgomerys by prohngs
prohngs
  • WpView
    Reads 17,301
  • WpVote
    Votes 2,811
  • WpPart
    Parts 1
[1/1] Sebelum dia mendorong papan biru yang sudah kuketuk empat kali, gadis bersuara angin itu menoleh. "Kau," mulainya, "mungkin akan terkejut melihat ini." Setelah itu, dia mendorong pintu. Dan, teori kau-mungkin-akan-terkejut bukan hanya sebuah perkiraan yang tak berdasar. Aku memang terkejut.
Tentang Aria by sweatertowns
sweatertowns
  • WpView
    Reads 5,252
  • WpVote
    Votes 916
  • WpPart
    Parts 1
[1/1] Aku tak bisa berhenti bertanya-tanya kenapa Dad melarangku mengunjungi gadis yang tinggal di sebelah rumahku. © 2017 by Hilly Ecclesiana. All rights reserved.
Class Clown by sweatertowns
sweatertowns
  • WpView
    Reads 8,356
  • WpVote
    Votes 1,441
  • WpPart
    Parts 1
[1/1] Tidak ada yang tahu kalau dibalik tawanya, Raden menangis. © 2016 by Hilly Ecclesiana. All rights reserved.