KURORENN's Reading List
2 stories
✔ Unforgettable-  Aizawa x Reader by -ZSTARNOOB
-ZSTARNOOB
  • WpView
    Reads 179,766
  • WpVote
    Votes 5,576
  • WpPart
    Parts 59
"I know that you're unstable." The wind blew his luscious black locks back, revealing his black orbs that were locked to my lips. "But I just can't help myself..." He gently tilted my chin up and leaned in, sealing our lips together. "I love you [Y/N]." He whispered into my ear, "I love you so fucking much." ----- Unforgettable and Unstable. Would be words to describe the young women. But what many people didn't know was that [Y/N] was once an energetic girl. She always kept her head up high and she still does. But one accident left her unstable for the majority of her life. When [Y/N] finally returns back to Japan. She bumps into a very unlikeable male. She heard he didn't care about anyone other then the people he was close to. But why did he care so much about her? Truth to be told, Aizawa was just trying to save her from her misery. Her smile was everything and anything he longed for. To him, she was unforgettable... Not An Student x Aizawa Fanfic This story is a slow burn All My Hero Academia Characters don't belong to me. Warnings: Lemon/Smut scenes (ya'll thirsty) Cursing Mention of Suicidal Thoughts Fluff Homeless hobo Started: Monday, February 1st, 2021; 10:04 A.M Finished: Sunday, July 23rd, 2023; 2:40 P.M Rankings: #1 Mhaaizawa - 7/11/22 #2 Anxiety - 3/16/20 #4 Aizawashoutaxreader - 7/11/22 Updates every Monday And make sure to enjoy ❤️
Small Wind Flower by Naerily2101
Naerily2101
  • WpView
    Reads 391
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 2
" apa yang akan terjadi setelah seseorang meninggal, Chuuya..? bisakah kau memperlihatkannya padaku..? " 『 aku membayangkan Chuuya yang berbalik menatapku dengan senyuman di wajahnya. dari sebuah tempat yang di penuhi sinar. tempat yang cerah. di sebuah dunia permukaan yang sangat terang. 』 『 aku membayangkan Chuuya sebelumnya tengah berjalan di sebuah bukit rerumputan yang hijau, sebelum akhirnya dia terhenti dan berbalik menatapku sambil tersenyum. wajahnya tampak tenang ketika menatapku. setenang air permukaan di musim semi. tapi justru, saat inilah dia tampak begitu agung dimataku. sangat terang, cerah, dan bercahaya. murni, dan suci. 』 『 ekspresi di wajah itu begitu polos, seolah ia justru baru saja dilahirkan ke dunia-alih-alih menampilkan ekspresi wajah seperti orang yang akan mati pada umumnya. 』 『 aku tidak tahu, apakah Surga itu sungguh ada di kehidupan setelah kematian. tapi, bila mereka memang benar ada, aku percaya bahwa itu adalah lahir dari senyuman Chuuya yang aku lihat saat ini. 』 『 dan aku membayangkan, dia tampak bahagia tanpa beban disana. 』 『 dan baru kinilah aku menyadari perbedaan kami, setelah sebelumnya aku terbiasa. dia sungguhlah utuh seperti apa yang tadi dia bilang. dan, telah meraih semua keinginannya. yaitu dirinya sendiri. sehingga, tentu saja Chuuya siap akan mati kapan saja. dengan tenang. dengan damai. dengan bahagia. setulus hati. 』 [ ..meski sangat membencinya.., ..aku sudah sangat terbiasa dengan Chuuya dalam hidupku, hampir setiap harinya. karena itulah, tiap kali aku melihat keberadaannya, entah bagaimana, aku tak merasa bahwa hidup ini membosankan. bahwa ada hal menarik setiap harinya yang kini aku tunggu. ..untuk menanti bertemu dengan Chuuya. ] sampai ketika aku bisa kembali menatap wajah Chuuya yang hanya diam menatapku dengan pandangan tenangnya itulah, aku seketika tersadar.. [ ..Bahwa aku kembali hidup. ] dan menyadari suatu hal diluar dugaanku. [ ...hidupku telah utuh. ]